Puluhan Mahasiswa Seruduk Dinas Pertanian dan DPRD Pasaman Barat, Ini Sebabnya

Penulis -

Rabu, 26 Juni 2019 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman Barat, Prokabar — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, anjlok total. Tidak ada naik-naiknya. Sudah menahun harga ini membuat petani menjerit.

Tak terima kondisi ini, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyeruduk Dinas Perkebunan dan Kantor DPRD Kabupaten Pasaman Barat.

Apa benar yang terjadi dan bagaimana jalan keluarnya, itu aspirasi HMI yang diorasikan, Rabu (26/6).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Koordinator aksi, Hamidan mengatakan, masyarakat menuntut Pemda Pasbar harus turun tangan menyelesaikan permasalahan anjloknya TBS sawit ini. Begitu juga DPRD sebagai perwakilan suara rakyat.

“Selain itu kami juga meminta pemerintah mencabut Izin Usaha Perusaan (IUP) bagi Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) yang tidak peduli dengan harga TBS petani sawit swadaya. Sebab, pihak perusahaan juga sudah tidak peduli lagi dengan kesejahteraan para petani sawit dengan membiarkan harga anjlok,” jelas Hamidan,

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Di sisi lain, dinilai mahasiswa ini, sudah saatnya Pemkab Pasaman Barat mendirikan perusahaan industri, seperti perusahaan minyak goreng atau semacamnya. Supaya petani di Pasaman Barat lebih mudah untuk menjual TBS sawit dengan harga jual tinggi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Ketua LSM Pelindas, Bisri Batubara yang ikut tergabung dalam aksi tersebut berharap, DPRD Pasaman Barat memanggil perusahaan sawit yang ada di Pasaman Barat. Supaya mencari jalan keluar bersama. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB