Pulau Taraju Terbakar, Jika Terbukti Penjarakan, Ini Komentar Hendrajoni

Penulis -

Jumat, 4 Januari 2019 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni minta penegak hukum segera usut tuntas kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Taraju, Kawsan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Hendrajoni menegaskan, tidak ada toleransi terhadap orang-orang sengaja merusak hutan. Ia berharap, persoalan kebakaran hutan di daerah tersebut segera ditindak oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kepada penegak hukum, segera tuntaskan indikasi kebakaran ini. Jika terbukti penjarakan, tidak ada toleransi untuk siapapun,” ujarnya.

Hendrajoni menjelaskan, sejauh ini penegak hukum dan Kementerian Lingkungan Hutan dan Kehutanan (LHK) sudah mendatangi lokasi. Namun, masih dalam proses penyelidikan.

Kebakaran Pulau Taraju ini pada minggu lalu dan diperkirakan mencapai lebih kurang 1 hektar, di lokasi sudah terdapat satu pondok milik pihak yang diduga telah melakukan pembakaran.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Kini sudah terlihat gundul pasca pembakaran. Luas yang dibakar lebih kurang 1 hektar,” ujarnya.

Dalam hal ini, jajaran Polres Pessel sudah lakukan penyelidikan terkait kebakaran hutan yang terjadi di kawasan wisata Mandeh.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami sudah menerima laporan tersebut, dan kami sudah mengirim Unit Reskrim untuk segera melakukan penyelidikan kebakaran lahan itu,” kata Kapolres Pessel, AKBP Fery Herlambang.

Ia menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih belum bisa memastikan apa yang menjadi dugaan kebakaran tersebut. Sebab, pihaknya harus mengumpulkan barang bukti terkait peristiwa tersebut, tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB