“Pulang Kampung” ke Pasaman, Indra Catri Kenang Masa Kecil

Penulis -

Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar – Mentari masih jauh di ufuk timur ketika Indra Catri memulai perjalanan dari Padang menuju Pasaman baru-baru ini. Ia hendak “pulang kampung” melepas rindu ke tempat ia tumbuh dari masa kanak-kanak hingga remaja.

Menjelang siang Indra Catri tiba di Pasaman. Di sana ia disambut dengan gembira oleh masyarakat dan rekan-rekannya. Sebagai orang yang akrab dengan daerah itu, ia tak lagi sungkan dan langsung berbaur dengan masyarakat.

Di Pasaman Indra Catri berbahasa Minang dengan logat setempat. Ia melakukan itu untuk menyesuaikan diri dengan daerah yang dikunjunginya. Ia terdengar lincah berbicara dengan logat setempat. Hal itu tidak mengherankan karena ia menempuh pendidikan SD dan SMP di Pasaman sebelum akhirnya pindah ke Bukittinggi. Karena itu, pulang ke Pasaman bagi Indra Catri ibarat “pulang kampung”.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Setelah menunaikan ibadah salat zuhur di Kecamatan Bonjol, Indra Catri bertemu sahabat kecilnya. Ia langsung merangkul pria bernama Erwin itu. Mereka bercerita dan bercengkerama sambil mengenang masa kecil puluhan tahun silam.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Pasaman bagi saya sangat dekat di hati. Meski saya datang ke sini tidak sesering dahulu, Pasaman tak bisa dipisahkan dari hidup saya,” kata Indra Catri.

Di Bonjol Indra Catri juga menyicipi kuliner khas Pasaman, yakni asam durian gulai ikan. Ia mengatakan bahwa ia sudah lama ingin makan kuliner tersebut karena semasa kecil ia sering menikmatinya.

“Rasanya khas. Enak sekali. Makan gulai ini langsung di Pasaman membuat kerinduan saya terobati,” ujarnya.

Selama berkeliling di Pasaman, Indra Catri mengunjungi sejumlah daerah. Ia bertemu dengan masyarakat dan berdiskusi. Ia meminta doa restu masyarakat dukungan masyarakat Pasaman untuk ikut berkompetisi dalam Pilkada Sumbar 2020. Baginya, dukungan masyarakat Pasaman merupakan motivasi tersendiri untuk memenangkan pesta demokrasi kali ini.
Tokoh masyarakat di Pasaman, Ruditya Datuak Hijau, mengapresiasi Indra Catri ikut Pilkada Sumbar. Menurutnya, Sumbar butuh sosok pemimpin yang paham persoalan di tengah masyarakat, seperti Nasrul Abit-Indra Catri.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Keduanya sudah berpengalaman. Sering juga terjung langsung ke tengah masyarakat,” ucapnya. (Eda/rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB