Pulang Kampung Dilarang, Belasan Kendaraan Pengangkut Perantau Putar Balik Dari Sumut

Penulis -

Rabu, 29 April 2020 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 26/9 - ARUS MUDIK MEMUNCAK. Ratusan calon penumpang berebut menaiki KM Lambelu jurusan Surabaya-Makasar dan kawasan Indonesia Timur lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jum'at (26/9). Arus mudik menggunakan kapal laut baik keluar maupun menuju Pulau Jawa mencapai puncaknya pada hari Jum'at (H-5) ini dengan jumlah total penumpang mencapai lebih dari 10 ribu orang. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama/08.

JAKARTA, 26/9 - ARUS MUDIK MEMUNCAK. Ratusan calon penumpang berebut menaiki KM Lambelu jurusan Surabaya-Makasar dan kawasan Indonesia Timur lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jum'at (26/9). Arus mudik menggunakan kapal laut baik keluar maupun menuju Pulau Jawa mencapai puncaknya pada hari Jum'at (H-5) ini dengan jumlah total penumpang mencapai lebih dari 10 ribu orang. FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf/ss/ama/08.

Pasaman, Prokabar — Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar dan larangan pulang kampung atau mudik, cukup banyak kendaraan yang putar balik saat masuk ke Sumatera Barat dari arat Sumatera Utara.

Kendaraan yang mengangkut penumpang, disuruh putar balik oleh petugas gabungan dari Satlantas Polres Pasaman, TNI, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Pasaman. Begitu juga dengan kendaraan pribadi yang penumpangnya handak pulang kampung.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Dua hari penerapan kebijakan ini, sebanyak 14 unit kendaraan bermotor diminta putar balik ke daerah asal ketika hendak melintasi perbatasan Pasaman-Madina, Sumut,” kata Kasat Lantas Polres Pasaman, AKP Bezaliel Mendrofa, Rabu (29/4).

Langkah ini diakui Bezaliel, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selama kebijakan larangan pulang kampung belum dicabut oleh pemerintah, pihaknya kata dia, akan terus melakukan penghentian mobilisasi orang, baik yang akan masuk dan keluar Sumatera Barat alias dari kedua arah.

“Ini akan terus kita lakukan sampai ada pencabutan dari pemerintah, tergantung situasi,” lanjut Bezaliel.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Ada tiga titik Pos PAM Operasi Ketupat Singgalang 2020 yang kita dirikan untuk antisipasi keluar masuk orang ke wilayah ini, yaitu di Tugu Equator Bonjol, Pasar lama Lubuk Sikaping dan Muara Cubadak, Rao, di Perbatasan Pasaman, Sumbar – Madina, Sumut,” pungkasnya. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB