Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 15 orang warga Tanah Datar masuk ke dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) oleh dinas kesehatan setempat. Ke 15 orang warga Luhak Nan Tuo itu diketahui baru saja usai melakukan perjalanan dari luar negeri.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar saat dihubungi prokabar.com merinci, jika dari 15 orang tersebut 14 orang diantaranya baru pulang menjalankan ibadah umrah dan 1 orang baru pulang dari Hongkong.
” ada, 15 orang ,rata rata baru pulang umrah dan satu orang baru pulang dari Hongkong. Kalau daerahnya saya tidak hafal,” ucap Yesrita.
Yesrita mengatakan jika ke 15 ODP tersebut tengah dipantau kesehatannya oleh petugas puskesmas dimasing masing tempat mereka tinggal. Meski demikian, Yesrita menegaskan, ke 15 orang tersebut tidaklah diisolasi melainkan hanya dilakukan pemantauan dengan kurun waktu 14 hari setelah kepulangan dari luar negeri.
” setiap orang yang baru pulang dari luar negeri kan punya kartu Health Alert Card (HAC) namanua atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Mereka tidak diisolasi, kan hanya dipantau. Jika timbul gejala dalam 14 hari maka yang bersangkutan diharapkan segera melapor ke puskesmas terdekat,” ungkap Yesrita melalui gagang telfonnya.
Sebagai bentuk antisipasi penyebaran COVID-19 atau virus corona di wilayah Tanah Datar, Yesrita meminta masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan rutin mencuci tangan. Selain itu, warga Tanah Datar hendaknya menggunakan masker ditempat keramaian dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
” yang perlu itu, orang yang sakit menggunakan masker,” tutup Yesriita. (eym)
















