Pukat Harimau Marak, Pemkab Pessel Bakal Koordinasikan ke Provinsi

Penulis -

Selasa, 5 Maret 2019 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), bakal mengkoordinasikan maraknya pukat harimau (lampara dasar) pada Dinas Perikanan Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Dinas Perikanan Pessel, Andi Syafinal, mengungkapkan saat ini untuk penindakan merupakan kewenangan provinsi.

“Totalnya ada 113 unit. Kami telah kirim surat ke provinsi dan Lantamal,” ujarnya kepada Prokabar.com didampingi Kepala Bidang Tangkap Afriman, Selasa (5/3).

Seperti diberitakan Prokabar.com, hingga kini operasi kapal dengan alat tangkap jenis pukat harimau mini itu kian marak di Kenagarian Punggasan, Linggo Sari Baganti.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Keberadaan mereka mengganggu hasil tangkap nelayan tradisional. Beberapa waktu lalu para nelayan tradisional sempat membakar kapal dengan alat tangkap lampara dasar itu.

Dari kejadian itu, sebagai solusinya, pemerintah kabupaten dan provinsi telah mengalokasikan anggaran hingga Rp5 miliar untuk penggantian seluruh alat tangkap lampara dasar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu, juga telah dilakukan rapat antara pemerintah daerah, pemilik kapal yang juga dihadiri pihak Lantamal dan Polres Pesisir Selatan di Painan.

Namun, para pemilik kapal mengingkari hasil rapat. Mereka mau menerima penggantian, tapi tidak mau mengganti alat tangkap.

“Masing-masing kami ganti 10 piece. Mereka menolak . Mereka minta 35 piece sesuai dengan proposalnya. Itu kan tidak mungkin. Anggaran terbatas,” sebutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Tak hanya rapat di kantor bupati saja, beberapa waktu lalu pihaknya pun telah menemui pemilik kapal lampara dasar. Namun, masih belum menemui titik temu.

Selain mengoordinasikan dengan dinas provinsi, pemerintah daerah juga bakal meminta pendirian Pos Lantamal di Punggasan.

Dengan demikian, ulasnya, pengawasan lampara dasar di perairan Punggasan bisa terawasi. Pemerintah daerah telah menyediakan lokasinya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB