Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Puisi Sukmawati, Dicerca Netizen Hingga Dilaporkan ke Polisi

Dibaca : 583

Jakarta, Prokabar – Puisi Sukmawati Soekarno Putri berjudul Ibu Indonesia, menuai caci maki. Netizen heboh mengutuk puisi yang dianggap menistakan agama Islam itu. Kata “Sukmawati” jadi trending topic di Twitter sejak Selasa (3/4).

Belum lagi penggalan puisi yang beredar dari HP ke HP membuat darah sejumlah orang mendidih. “Ini kata kata penghinaan yang dibungkus puisi,” ucap Hendri, salah seorang Warga Kota Padang.

Di Twitter, Netizen mengutuk Sukmawati. Soekarno ikut dibawa bawa jelek. “Bu Sukmawati
Bapak anda proklamator, masa anda mau dicap provokator?
Puisi anda seolah menuduh Islam itu kotor,
Kalau gak tau Islam sebaiknya belajar bukankah Internet bisa anda akses di layar monitor?” ungkap akun Kanamizu.

Ribuan Netizen lain juga menyerang Sukmawati, karena dianggap keterlaluan dalam membuat puisi.

Sementara itu, beberapa netizen membela Sukmawati, karena dianggap memgekspresikan dirinya sebagai budayawati. ” Jadi, aku rasa tak perlu marah apalagi ngamuk-ngamuk terkait dengan puisi Ibu Sukmawati Soekarno Putri. Itu subyektifitas dan untaian rasa yang dia ungkap sebagai buah pikir dan rasa yg dia miliki,” tulis pemilik akun @dahnilanzar.

Sukmawati Soekarno Putri juga sudah menjelaskan alasan dia membuat puisi tersebut. Anak Presiden Soekarno ini menjelaskan bahwa ini ekspresinya dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika.

“Ya nggak apa-apa. Kalau saya sih jujur-jujur saja. Ibu Indonesia. Saya memang warga negara Indonesia. Saya sangat bangga dengan keindonesiaan saya. Dan keindonesiaan saya itu Bhinneka Tunggal Ika,” kata Sukmawati.

Kegeraman masyarakat itu juga dilampiaskan dengan melaporkan Sukmawati ke polisi. Yang sudah melaporkan adalah Aktivis Partai Hanura, Forum Umat Islam Bersatu dan GP Anshor Jawa Timur.

Ini isi puisi yang kontroversial itu

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top