PT Semen Padang Tuan Rumah Jambore Pokdarwis Sumbar

Penulis -

Senin, 24 November 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Kawasan PT Semen Padang kembali dipercaya menjadi tuan rumah

penyelenggaraan kegiatan strategis di Sumatera Barat (Sumbar), yakni Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tahun 2025, yang melibatkan para pegiat wisata dari berbagai wilayah di Sumatera Barat.

Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang Iskandar Zulkarnain Lubis merasa bangga dan terhormat atas dipilihnya PT Semen Padang sebagai tempat pelaksanaan event Pemerintah Provinsi ini. Sebagai bagian dari masyarakat Sumbar, PT Semen Padang mendukung penuh program ini.

“Kami memahami bahwa Pokdarwis adalah garda terdepan dalam memajukan destinasi wisata mulai dari edukasi, kreativitas atraksi wisata, hingga menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan yang sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo dan program Pemprov Sumbar saat ini, yakni Gerak Cepat Sumbar Kreatif, Tingkatkan Daya Saing Wisata dan Akselerasi Ekonomi Kreatif untuk UMKM,” kata Iskandar saat acara malam networking dan gala dinner serta pembukaan Jambore Pokdarwis tersebut, Jumat malam (21/11).

Iskandar juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah dan Kota Padang melalui Dinas Pariwisata, yang terus mendorong percepatan pengembangan destinasi wisata, peningkatan kapasitas pelaku pariwisata, dan penguatan jejaring Pokdarwis yang menjadi motor penggerak wisata di desa-desa.

Kehadiran peserta Jambore ini adalah bukti bahwa semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat terus tumbuh, sejalan dengan visi pembangunan pariwisata berkelanjutan di Sumatera Barat.

“Kami juga terus berupaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program CSR, mulai dari pembinaan UMKM, konservasi lingkungan, hingga pengembangan kawasan wisata lokal yang berada di sekitar wilayahoperasional kami, Kota padang dan Provinsi Sumbar. Salah satu destinasi tersebut adalah Goa Kelelawar Padayo,” tuturnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Objek wisata alam yang berada berdampingan dengan lingkungan PT Semen Padang. Saat ini, Goa Kelelawar tengah giat dipromosikan oleh Pemerintah Kota Padang sebagai salah satu ikon wisata berbasis edukasi dan konservasi di kawasan Indarung. “Kami bangga dapat berkontribusi dan bersinergi dalam pengembangan destinasi ini, termasuk dalam aspek infrastruktur, aksesibilitas, dan pemberdayaan masyarakat setempat,” katanya.

Iskandar juga minta dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Ketua DPRD, Pemerintah Kota Padang, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kelancaran kegiatan operasional dan penjualan PT Semen Padang, baik di wilayah Sumatera Barat maupun di lima provinsi lainnya (Aceh, Bengkulu, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Riau Daratan).

“Dukungan tersebut sangat penting agar kami dapat terus menyediakan produk dan layanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga kontribusi positif perusahaan
terhadap pembangunan daerah,”tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, dalam sambutan pembukaanya menegaskan komitmennya untuk memperkuat Pokdarwis sebagai ujung tombak penggerak pariwisata berbasis masyarakat. Komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Jambore Pokdarwis Sumbar yang berlangsung pada 21–22 November di kawasan Camping Ground PT Semen Padang.

Muhidi menyampaikan, Pokdarwis memegang peran dalam menjaga keberlangsungan destinasi wisata. Mulai dari kebersihan, keasrian lingkungan, hingga kualitas pelayanan kepada pengunjung, semuanya berada pada sentuhan langsung para penggerak wisata di lapangan.

“Pokdarwis adalah garda terdepan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Di tangan Pokdarwislah destinasi-destinasi kita terawat dan kearifan lokal diperkenalkan kepada wisatawan. Inilah kekuatan utama pariwisata Sumatera Barat perpaduan alam, budaya, dan masyarakatnya,” ujar Muhidi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menegaskan kepada ratusan peserta yang hadir bahwa masa depan pariwisata Sumatera Barat sangat ditentukan oleh inovasi dan konsistensi Pokdarwis di setiap nagari dan desa wisata.

Melalui pengelolaan destinasi yang kreatif dan profesional, lanjutnya, Pokdarwis mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Keberadaan mereka dapat membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, meningkatkan penjualan produk lokal, serta memicu tumbuhnya homestay, kuliner, transportasi wisata, dan berbagai layanan pendukung lainnya.

Dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui meningkatnya perputaran ekonomi serta kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, melalui kegiatan Jambore ini, Muhidi mengajak seluruh Pokdarwis untuk terus berinovasi, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk promosi destinasi, memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas daerah, serta menjadikan pelayanan prima sebagai standar utama.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Lila Yanwar, menegaskan bahwa kinerja Pokdarwis selama ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan sektor pariwisata daerah dimana sejumlah desa wisata di Sumbar berhasil masuk dalam 50 desa wisata terbaik di Indonesia, sebuah capaian yang menunjukkan kuatnya peran masyarakat dalam menggerakkan sektor ini.

“Pembangunan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat sebagai motor utama. Kami terus mendorong tumbuhnya desa-desa wisata yang berkelanjutan, karena pariwisata dan ekonomi kreatif terbukti berkontribusi besar terhadap PDRB daerah,” ujarnya.

Menurutnya, pariwisata harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memaksimalkan seluruh potensi lokal yang dimiliki setiap nagari dan menekankan pentingnya penguatan konsep experience tourism yang mengutamakan pengalaman autentik bagi wisatawan, melalui kolaborasi masyarakat, pelaku usaha, serta seluruh unsur terkait. Upaya menciptakan desa wisata yang hidup, kreatif, dan berdaya saing menjadi strategi jangka panjang yang terus didorong.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Jambore Pokdarwis bertujuan memperluas jejaring antarpelaku wisata, memperkuat kapasitas pokdarwis, serta mendorong terciptanya inovasi untuk memajukan pariwisata Sumbar secara berkelanjutan,” tuturnya.

Plt. Asisten I Setdako Padang, Tarmizi Ismail yang hadir pada kesempatan itu mengharapkan Pokdarwis harus mampu menciptakan kenangan dan rasa. Semakim dalam kenangan yang dibawa pulang oleh para wisatawan, semakin lama mereka akan tinggal dan semakin besar perputaran ekonomi masyarakat.

“Mari tingkatkan standar pelayanan menuju profesionalisme, namun tetap mempertahankan kehangatan dan kearufan lokal yang menjadi ciri kita,” ujarnnya.

Pembukaan tersebut juga diiringi dengan pengukuhan Forum Pokdarwis Sumbar, penyerahan penghargaan terhadap pokdarwis berprestasi.

Jambore Pokdarwis dilaksanakan selama 2 hari, 21 – 22 November 2025 di kawasan PT Semen Padang. Kegiatannya diisi dengan Seminar/Talkshow dengan tema, Tren Pengembangan Wisata Berbasis Komunitas dan Daya Saing Destinasi, Business Plan Pokdarwis Monetisasi Potensi Lokal dan Akses Pasar.

Juga ada Program Outbound, Malam Networking & Gala Dinner, Field Trip ke Gua Padayo, Padayo Goat Farm, Cagar Budaya Indarung 1. Selanjutnya, Seminar Pokdarwis Berkelanjutan mengangkat topik, “Peran Pemerintah dalam Penguatan Pokdarwis Menuju Destinasi Berkelanjutan, dan Pengembangan Ekowisata di Kawasan Industri; Studi PT Semen Padang”. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB