PT Semen Padang & Forum Nagari Hadirkan Rumah Layak Huni untuk Elmayeni

Penulis -

Jumat, 28 Februari 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

adang, Prokabar – Tangis haru tak terbendung dari wajah Elmayeni saat menerima kunci rumah barunya dari PT Semen Padang. Bersama sang suami, Dasril serta dua orang anaknya, perempuan 39 tahun yang tinggal di kawasan Sako, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang itu, kini bisa menatap masa depan dengan lebih optimis.

Rumah tipe 36 yang dibangun menggunakan produk turunan dari PT Semen Padang berupa Semen Padang Bata Interlock Brick (Sepablock) itu, kini menggantikan tempat tinggal lamanya yang telah lapuk dan nyaris tak layak huni. Semua ini berkat kepedulian PT Semen Padang melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) yang berkolaborasi dengan Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang.

“Alhamdulillah, ini rezeki luar biasa yang tidak kami duga. Kami sangat bersyukur dan terharu atas bantuan rumah baru ini. Terima kasih PT Semen Padang dan juga Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang yang telah memfasilitasi kami mendapatkan bantuan ini,” kata Elmayeni dengan suara bergetar dalam acara serah terima rumah, Rabu (26/2/2025).

Bagi Elmayeni dan keluarganya, bantuan ini menjadi titik terang dalam kehidupan mereka yang penuh perjuangan. Suaminya yang sehari-hari bekerja serabutan dengan penghasilan yang tak menentu, hanya cukup untuk kebutuhan pokok dan pendidikan dua anak mereka. Untuk bisa bertahan, mereka harus berhemat dan mencari cara agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Elmayeni menyampaikan bahwa sebelumnya, dia bersama keluarganya tinggal di rumah kontrakan yang lokasinya tidak jauh dari rumah baru ini, masih satu gang. Dan, rumah tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Atapnya bocor, dinding lapuk dan lantai pecah-pecah. Saat angin kencang, atap pun bergoyang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Beruntung, pemilik rumah kontrakan yang sudah dia anggap sebagai keluarga berbaik hati membiarkan mereka tinggal tanpa membayar sewa, sehingga uang yang seharusnya digunakan untuk biaya kontrakan bisa mereka tabung dengan harapan bisa membeli tanah dikemudian hari.
Harapan mereka terwujud ketika ada warga yang bersedia menjual tanah seluas 200 meter persegi dengan sistem cicilan.

“Meski harus berjuang keras untuk melunasinya, kami tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Kini, meskipun tanah tersebut belum sepenuhnya lunas, alhamdulillah kami bisa memiliki rumah sendiri. Semoga, pihak-piak yang terlibat dalam memberikan bantuan ini mendapat amal ibadah dari Allah SWT,” ujarnya.

Tak hanya rumah yang lebih layak, keluarga Elmayeni juga mendapatkan manfaat lain dari PT Semen Padang yang merupakan anak usaha SIG. Anak pertama mereka berkesempatan mendapatkan beasiswa kuliah gratis di Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA). “Bantuan ini tentunya menjadi harapan besar agar masa depan keluarga kami semakin baik ke depannya,” kata Dasril di hadapan Staf Program TJSL Unit CSR PT Semen Padang Nurwan.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang, Dirmansyah, mengungkapkan bahwa bantuan rumah ini merupakan bagian dari program bedah rumah bagi warga Rumah Tangga Miskin (RTM). Proses seleksi dilakukan secara ketat, mulai dari usulan RT dan RW, survei lapangan, hingga verifikasi sebelum diajukan ke PT Semen Padang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Alhamdulillah, PT Semen Padang menyetujui bantuan ini. Rumah tipe 36 ini memiliki satu kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dan dapur. Selain itu, warga sekitar juga menunjukkan kepeduliannya dengan secara swadaya membangun satu kamar tidur tambahan dan dapur semi permanen agar rumah ini lebih nyaman untuk ditinggali,” kata Dirmansyah.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis yang dihubungi terpisah, menyampaikan bahwa bantuan ini lebih dari sekadar rumah baru. Karena, bagi keluarga Elmayeni, rumah ini tentunya akan membawa ketenangan, keamanan, serta harapan baru bagi Elmayeni dan keluarganya.

“Semoga rumah ini memberikan kenyamanan yang sudah lama mereka dambakan. Kami berharap dengan adanya bantuan rumah baru ini, anak-anak Elmayeni semakin termotivasi untuk mengejar cita-cita, sehingga kelak mereka bisa membantu perekonomian keluarga dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi kedua orangtuanya,” imbuh Iskandar.

Dukungan seperti ini, kata Iskandar melanjutkan, bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh PT Semen Padang. Karena, perusahaan telah lama berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, seperti bedah rumah dan beasiswa yang diterima oleh keluarga Elmayeni.

Berbagai program tersebut, kata dia, selain memberikan manfaat langsung bagi keluarga yang menerima, program ini juga dapat menginspirasi banyak pihak untuk ikut serta dalam gerakan sosial serupa. “Kami ingin membangun lebih dari sekadar infrastruktur. Kami ingin menciptakan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat,” ungkap Iskandar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Di balik kisah dari keluarga Elmayeni ini, ada makna mendalam tentang kepedulian sosial dan gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat. Sinergi antara PT Semen Padang bersama Forum Nagari Kelurahan Batu Gadang serta warga sekitar tempat Elmayeni tinggal, membuktikan bahwa ketika banyak tangan terulur untuk membantu, sebuah kehidupan bisa berubah drastis. Inilah esensi dari kebersamaan yang masih tetap terjaga dan harus dipertahankan di tengah perkembangan zaman.

Kini, Elmayeni dan keluarganya tak lagi dihantui kekhawatiran akan rumah yang nyaris roboh. Rumah baru ini bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan, perjuangan, dan kepedulian sosial yang nyata. Bagi Elmayeni, ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.

Program bantuan rumah yang dilakukan PT Semen Padang kepada keluarga Elmayeni ini sejalan dengan misi keenam dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu “Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.” Misi ini menekankan pentingnya pembangunan yang dimulai dari tingkat akar rumput untuk memastikan pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Inisiatif seperti program bedah rumah oleh PT Semen Padang berkontribusi langsung pada upaya tersebut dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat kurang mampu di daerah. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB