PT Semen Padang Dukung Proklim di Tanah Datar dengan Bangun Rumah Kompos

Penulis -

Senin, 30 Desember 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar– PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui dukungan nyata terhadap Program Kampung Iklim (ProKlim). Kali ini, anak usaha SIG ini menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp48 juta kepada Kelompok Lestari Elok Basamo Saiyo di Nagari Andaleh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang, Indrieffouny Indra kepada Ketua Kelompok Lestari Elok Basamo Saiyo, Erman di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar. Penyerahan bantuan itu disaksikan Kepala DLH Sumbar, Tasliatul Fuadi, dan Wali Nagari Andaleh, Bahuri Dt Rangkang. Kemudian dari PT Semen Padang, hadir Kepala Unit Komunikasi Kesekretariatan, Nur Anita Rahmawati, dan Kepala Unit CSR Ilham Akbar.

Indrieffouny Indra menjelaskan bahwa bantuan pembangunan rumah kompos ini sebagai langkah strategis dalam pengelolaan sampah organik dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Program bantuan ini bukan kali pertama dilakukan di Nagari Andaleh. Sebelumnya pada tahun 2022, PT Semen Padang juga memberikan bantuan berupa pembangunan taman ecobrick sebagai fasilitas pengelolaan sampah anorganik yang dilengkapi dengan perpustakaan mini.

Baca Juga :  IPSI Padang Targetkan Juara Umum Silat di Porprov Sumbar 2026

“Kami berharap rumah kompos ini bisa membantu masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan pembibitan bunga yang menjadi salah satu sumber ekonomi utama di Nagari Andaleh. Selain itu, dukungan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan,” kata Indrieffouny

Dia menyebutkan bahwa PT Semen Padang tidak hanya fokus pada satu lokasi, tetapi juga telah memberikan dukungan terhadap ProKlim di berbagai daerah lain seperti Padang Pariaman dan Pesisir Selatan. Kontribusi ini bahkan mendapatkan apresiasi nasional dengan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Agustus 2024. “Penghargaan ini diberikan atas partisipasi aktif perusahaan dalam program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujarnya.

Indrieffouny Indra menegaskan bahwa dukungan terhadap ProKlim dan program berbasis lingkungan lainnya adalah bentuk komitmen jangka panjang PT Semen Padang. “Kami percaya bahwa keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih baik sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” bebernya.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, PT Semen Padang Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Persatuan Bangsa dan Perdamaian Dunia

Kepala DLH Provinsi Sumbar, Tasliatul Fuadi, menyampaikan apresiasinya atas langkah PT Semen Padang yang terus mendukung program-program berbasis lingkungan. Menurutnya, rumah kompos merupakan solusi nyata untuk mengelola sampah organik yang mencapai 60% dari total komposisi sampah di Sumbar.

“Kompos yang dihasilkan dari rumah kompos ini bukan hanya bermanfaat untuk ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari program pengurangan emisi rumah kaca di sektor persampahan. Kami berharap, nagari-nagari lain di Sumbar bisa menjadikan Nagari Andaleh sebagai contoh pengelolaan sampah yang terintegrasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Fuadi juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang jauh sebelumnya sudah berperan aktif dalam kegiatan penghijauan melalui distribusi 1,7 juta bibit kaliandra merah kepada masyarakat. Bibit tersebut digunakan untuk penanaman di lahan marginal dan perhutanan sosial.

Baca Juga :  Musim Kemarau Melanda PDAM Tirta Saiyo Pasaman Lakukan Distribusi Air Bergilir

Ketua Kelompok Lestari Elok Basamo Saiyo, Erman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa rumah kompos yang ada saat ini sudah tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan produksi pupuk kompos yang terus meningkat. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung aktivitas kami dalam meproduksi kompos,” katanya.

Selain mengurangi dampak sampah, produksi kompos ini juga memberikan kontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. “Selain mengurangi dampak sampah, produksi kompos ini juga memberikan kontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. Apalagi, kompos yang kami hasilkan sudah memiliki pasar yang luas, mulai dari dinas kehutanan hingga dinas perkebunan di berbagai kabupaten dan kota di Sumbar,” katanya. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining
IPSI Padang Targetkan Juara Umum Silat di Porprov Sumbar 2026
SMKN 1 Lubuk Sikaping Buncah Teriak Kemalingan Ternyata Ada Utang Sekolah Belum Terbayarkan
KAI Divre II Sumbar Sukses Layani 40 Ribu Lebih Penumpang Selama Masa Angkutan Libur Panjang Idul Adha 1447 H
Ketukan Palu Keadilan untuk Tiga Nyawa: Satria Juhanda, Pembunuh Berantai di Padang Pariaman Resmi Divonis Mati
Dua Orang Diduga Tertembak Peluru Nyasar di Area Kampus UNP Padang
SPMB SD dan SMP Padang 2026/2027 Dibuka 22 Juni, Ini Jalur dan Cara Daftarnya
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, PT Semen Padang Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Persatuan Bangsa dan Perdamaian Dunia

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:24 WIB

Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:25 WIB

IPSI Padang Targetkan Juara Umum Silat di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:00 WIB

SMKN 1 Lubuk Sikaping Buncah Teriak Kemalingan Ternyata Ada Utang Sekolah Belum Terbayarkan

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:50 WIB

Ketukan Palu Keadilan untuk Tiga Nyawa: Satria Juhanda, Pembunuh Berantai di Padang Pariaman Resmi Divonis Mati

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:18 WIB

Dua Orang Diduga Tertembak Peluru Nyasar di Area Kampus UNP Padang

Berita Terbaru