PT Semen Padang Dukung Pemulihan Ekonomi di Huntap Kampung Talang melalui Kolaborasi Program Pertanian Regeneratif ITB–Unand

Penulis -

Selasa, 21 April 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Universitas Andalas (Unand), yang dilaksanakan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Kampung Talang, RT 03 RW 04, Kelurahan Kapalo Koto, Senin (20/4/2026).

Mengusung tema “Penerapan Teknologi Pertanian Regeneratif dan Terintegrasi dalam Model Pemulihan Ekonomi Pascabencana Berbasis Kebun Komunitas”, program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pendekatan pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap keterbatasan lahan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat ITB, Ramadhani Eka Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari intervensi sebelumnya yang difokuskan pada penyediaan Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) atas penugasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Seiring dengan stabilnya kondisi pascabencana, fokus program kini diarahkan pada penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Setelah fase tanggap darurat dan penyediaan hunian, kini tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan. Kami memilih pendekatan ekonomi berbasis sistem pertanian terpadu, yang tidak hanya produktif tetapi juga ramah lingkungan,” ujar Ramadhani.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan, program ini tidak berhenti pada pelatihan jangka pendek, melainkan dirancang sebagai pendampingan berkelanjutan hingga November 2026. Selama periode tersebut, tim ITB akan secara aktif memantau perkembangan implementasi di lapangan.

“Pelatihan memang dilaksanakan selama dua hari, namun pendampingan akan terus berjalan. Harapannya, ini dapat menjadi katalis peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola sumber daya yang ada menjadi nilai ekonomi,” lanjutnya.

Beragam materi pelatihan diberikan kepada warga, mulai dari teknik hidroponik sebagai solusi pertanian di lahan terbatas, budidaya lebah galo-galo (Trigona), hingga distribusi bibit tanaman produktif seperti kelapa dan durian. Konsep yang diusung menekankan bahwa pekarangan rumah dapat dioptimalkan sebagai “kulkas hidup” yang menyediakan kebutuhan pangan secara mandiri.

Ramadhani Eka Putra juga mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas dukungan konkret melalui penyediaan pupuk organik berbasis maggot atau kasgot, yang dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas media tanam sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mendukung pemulihan masyarakat.

“Sebagai bagian dari ekosistem sosial di Sumatera Barat, PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi kami dalam penguatan kapasitas dan kemandirian warga,” ujarnya.

Senada dengan itu, Staf TJSL PT Semen Padang, Fajar Rahmadoni, menambahkan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya terbatas pada bantuan material, tetapi juga bagian dari upaya mendorong praktik pertanian berkelanjutan di tingkat komunitas.

“Kami memberikan bantuan pupuk kasgot yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik berbasis maggot. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah yang bernilai ekonomis,” jelasnya.

Kepala Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas, Henny Herwina, menekankan pentingnya keberlanjutan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat pascabencana.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang aplikatif.

“Perekonomian masyarakat harus terus berjalan. Program ini dirancang agar efektif dan mudah diterapkan, mulai dari budidaya galo-galo, peternakan ayam, hingga sistem hidroponik. Kami bersyukur ada kolaborasi yang kuat untuk mendampingi masyarakat,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Salah seorang perwakilan warga, Ema, mengaku mendapatkan wawasan baru yang membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

“Kami sangat senang karena mendapatkan pengetahuan baru. Harapannya, ini bisa kami kembangkan untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Selain ITB dan Unand, program ini juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga lainnya, memperkuat pendekatan kolaboratif dalam mendorong pemulihan berbasis komunitas.

Dengan sinergi yang terbangun, kawasan Huntap Kampung Talang diharapkan tidak hanya menjadi simbol relokasi pascabencana, tetapi juga model pengembangan ekonomi mandiri berbasis pertanian regeneratif di wilayah perkotaan. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB