Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

PSPS Riau vs Semen Padang: Jika Starting XI Seperti Ini, “Kabau Sirah” tak Ubahnya Tim Liga 1 tanpa Pemain Asing

Dibaca : 1.313

Oleh: Rizal Marajo 

Padang, Prokabar – Semen Padang bersiap melakoni laga perdana Liga 2 2020, Minggu (15/3). Bertandang ke kandang PSPS Riau, Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, skuad asuhan Eduardo Almeida layak diunggulkan untuk meraih tiga angka pertama.

Bagaimanapun, kompetensi, pengalaman, dan jam terbang pemain tetap menjadi faktor yang sangat mempengaruhi situasi permainan di lapangan, bahkan juga hasil akhir. Untuk hal ini, Semen Padang sedikit diatas PSPS Riau.

Walau cukup berjuang keras mendapatkan pemain berkelas, setidaknya Kabau Sirah bisa mendatangkan pemain-pemain berpengalaman eks Liga 1. Walau sebagian sudah lewat “golden age” tapi pengalaman mereka masih akan sangat berguna, dan bisa jadi pembeda di lapangan.

Jika dilihat komposisi skuad yang sudah dipilih tim pelatih, Semen Padang bisa menyusun sebelas pertama pemainnya eks Liga 1. Nama-nama beken seperti M. Nur Iskandar, Ricky Ohorela, Yohanis Tjoe, Vendry Mofu, Gilang Ginarsa, Ahmad Maulana, Sunarto, adalah pemain kelasnya Liga 1.

Ditambah eks Semen Padang musim lalu yang masih bertahan, seperti Rudi, Rendy Oscario, Rosad Setiawan, ataupun Novrianto yang sejatinya pemain kelas Liga 1, tidak berlebihan Semen Padang adalah tim Liga 1 di Liga 2. Minusnya hanya satu, tanpa pemain asing.

Dengan kualitas individu seperti itu, komposisi pemain Semen Padang bisa dikatakan yang paling mentereng untuk Liga 2 Wilayah Barat. Setidaknya secara psikologis, skuad Semen Padang akan membuat para pesaingnya akan berhitung sangat cermat jika bertemu dengan Semen Padang, termasuk PSPS Riau di laga pertama.

Walaupun Semen Padang punya persiapan yang juga tidak ideal, namun itu tetap lebih baik dibanding tuan rumah yang baru bergerak intensif di akhir Februari. Ditambah lebih teruji di laga ujicoba dibanding tuan rumah, setidaknya dari segi iklim kompetisi pramusim, Semen Padang lebih baik.

Walau begitu, nama besar dan skuad mentereng bukanlah jaminan akan mudah meraih tiga angka di Stadion Rumbai. Skuad “mewah” tak akan berarti apa-apa jika pelatih Eduardo Almeida, tak bisa memadukan mereka sebagai sebuah tim solid. Apalagi, jika tak ditunjang fighting spirit, daya juang, dan kebanggaaan pada lambang di dada.

Dan disisi psikologis, PSPS Riau yang persiapannya terlihat diam-diam menghanyutkan dibawah komando Raja Isa, tentunya akan sangat tertantang menumbangkan tim unggulan seperti Seperti Semen Padang. Kemenangan dari Semen Padang akan jadi bekal kepercayaan diri yang bagus bagi “Asykar Bertuah”.

Tanpa pemain yang punya nama besar, PSPS dipastikan akan bermain tanpa rasa takut melawan Semen Padang dikandangnya sendiri. Aed Tri Oka dan kawan-kawan akan bermain lepas, dan akan sangat berpotensi merepotkan Semen Padang.

Pelatih Eduardo Almeida menyadari betul skuadnya akan bisa diandalkan, dan optimis bisa kompetitif di Liga 2 tahun ini. Makanya, lelaki Portugal itu tak malu-malu mengusung target menang di dua laga tandang pembuka Liga, melawan PSPS Riau dan dilanjutkan melawan PSMS Medan.

Tapi Almeida tak boleh lengah, bahwa atmosfir Liga 1 dan Liga 2 akan berbeda. Bahkan belum-belum dia sudah mengeluhkan, susahnya mendapatkan referensi atau rekaman permainan para pesaingnya di Liga 2. Dia mengaku hal itu salah satu handicap terbesarnya di Liga 2 ini.

Jadi, Selamat Datang di Liga 2, Mr. Almeida.(*)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top