PSBB Makassar Tegas dan Represif, Berkumpul dan Ngopi-ngopi Disemprot Mobil Damkar

Penulis -

Sabtu, 25 April 2020 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Prokabar – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan untuk mencegah penularan Corona Covid-19 sudah memasuki hari kedua sejak secara resmi mulai diterapkan Jumat kemarin, 24 April 2020. Sikap tegas, bahkan represif mulai diperlihatkan petugas di lapangan.

Seperti yang terjadi Jumat malam tadi di Jalan Tinumbu, satu unit armada Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan menyemprotkan air ke kerumunan warga yang masih tetap saja berkumpul di sebuah warung kopi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Tim gabungan penegakan aturan PSBB Kota Makassar malam ini membubarkan kerumunan warga di sekitar Jalan Tinumbu,” kata Kepala Sub-Bagian Pemberitaan Pemkot Makassar, Muhammad Hamzah, yang mem-posting sebuah video di grup aplikasi WhatsApp kalangan media Makassar pada Sabtu, 25 April 2020.

Tak hanya itu, sejumlah toko terpaksa ditutup karena membandel dengan tetap saja beroperasi. Padahal yang diizinkan buka adalah toko penjual kebutuhan pokok yang diperbolehkan berdasarkan Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 22 Tahun 2020 tentang PSBB.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tercatat kurang 13 toko di Jalan Cendrawasih, Jalan Wahidi Sudirohusodo dan Jalan Irian terpaksa ditutup. Langkah penutupan masih terus berlanjut yang merupakan hasil penyisiran petugas penegakan aturan PSBB.

Petugas gabungan akan patroli kembali di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Patroli dilakukan terutama di jalur pertemuan antara Jalan Hertasning, Makassar, dan Jalan Tun Abd Razak, Gowa, pemeriksaan terhadap para pengguna jalan berlangsung cukup ketat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kendaraan yang masuk ke wilayah Gowa, petugas melakukan pemeriksaan suhu badan dan penyemprotan disinfektan. Pun, pengendara yang dari arah Gowa yang akan masuk ke Kota Makassar, diperiksa kartu tanda penduduknya.

PSBB di Makassar akan berlangsung selama dua pekan, dan tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang. Hal ini tergantung tingkat kondisi pandemi Corona yang di kota yang dikenal sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia ini.(*/mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB