Proyek Incinerator Mangkrak, DPRD Payakumbuh Bereaksi

Penulis -

Kamis, 27 Juni 2019 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – DPRD Payakumbuh melalui sejumlah fraksi, menyorot kelanjutan proyek incinerator (pengolahan atau pembakaran limbah medis).

DPRD Payakumbuh, bereaksi atas dugaan mangkrak kelanjutan proyek bernilai miliaran rupiah, yang berlokasi di Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Talawi, kecamatan Payakumbuh Utara ini.

“Pak Walikota, pada RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh kami dengar urusan pemindahan bangunan incinerator masih menimbulkan riak-riak di tengah masyarakat.

“Sejauh mana persoalan ini telah diatasi? Bagaimana kondisi terakhir di lapangan menyangkut lokasi pemindahan bangunan incinerator tersebut. Apakah incinerator tersebut sudah difungsikan dan beroperasional,” ujar juru bicara Fraksi Bintang Nasdem, Syafrizal, dalam pandangan umum fraksinya pada rapat paripurna DPRD terkait pembahasan 4 buah Ranperda yang digelar di ruang sidang DPRD setempat baru-baru ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tidak hanya Fraksi Bintang Nasdem saja yang mempertanyakan proyek pembangunan incinerator yang telah menghabiskan uang negara berjumlah Milliaran Rupiah yang bersumber dari rakyat itu.

Namun fraksi PDI.P-Hanura dalam rapat paripurna DPRD membahas 4 buah Raperda, juga mempertanyakan keberadaan proyek pembangunan pengolahan atau pembakaran limbah medis atau disebut incinerator yang sampai kini tidak jelas nasibnya itu.

“Pada RSU dr. Adnan WD Payakumbuh kami dengar urusan pemindahan bangunan incenerator masih menimbulkan riak-riak di tengah masyarakat. Sejauh mana persoalan ini telah diatasi? Bagaimana kondisi terakhir di lapangan menyangkut lokasi pemindahan bangunan incenerator tersebut? Apakah incinerator tersebut sudah bisa difungsikan dan beroperasional. Mohon penjelasan,” pinta juru bicara Fraksi PDI dan P-Hanura.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sementara itu Fraksi Partai Golongan Karya dalam pandangan umum fraksinya meski tidak menyorot secara spesifik soal pembangunan incenerator yang masih menimbulkan riak-riak di tengah masyarakat. Namun Fraksi Golongan Karya melayangkan sindiran halus yang sangat menusuk kepada Walikota Payakumbuh terkait soal pemanfaatan anggaran daerah yang dialokasikan untuk pembangunan fisik yang dikelola Pemko Payakumbuh.

“Pembangunan fisik haruslah menjadi perhatian. Bukan hanya sekadar out put. Out Come, benefit dan impact, juga hendaknya menjadi bahan kajian. Sebuah bangunan yang tidak bermanfaat, kemudian lapuk ditelah masa, membuat kita terenyuh, sedih dan terkadang bercampur dengan kekecewaan,” ujar juru bicara Fraksi Partai Golongan Karya, Maharnis Zul.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tak hanya soal pemanfaatan bangunan fisik itu saja yang disindir juru Fraksi Partai Golongan Karya, Maharnis Zul, dia juga menekankan bahwa, kualitas bangunan juga hendaknya jadi perhatian. “Tergiang ditelinga kita, ada orang tua menyidir dengan sebuah ungkapan; “Minyak habis, samba tak lamak.Arang habis, besi binasa. Rumah sudah, tokok babunyi.

Ungkapan ini mecerminkan sebuah ketidakpuasan dan harus menjadi sebuah cemeti bagi kita,” ujar Maharnis Zul mewanti-wanti. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB