Oleh : Yunando DH
Membaca berita prokabar.com tanggal 13 Juni 2018 pukul 13.31, terkait penggiat pariwisata sumbar meradang. Hal ini disebabkan flyer 1 halaman yang dirilis oleh tim gabungan lebaran Sumatera Barat 2018, yang diedarkan oleh Ketua PKB Sumbar H. Feby Dt. Bangso.
Selaku politisi muda Sumbar dan juga penggiat pariwisata, ini hanyalah miskomunikasi.
Kita sangat bangga dengan Tim Gabungan lebaran yang telah dibentuk oleh DR. Sari Lenggogeni, dan telah membuat flyer, untuk menjadi pedoman bagi pemudik dalam berwisata nyaman di Sumatera Barat. Bagi saya, flyer tersebut sudah kewajiban kita semua lah masyarakat sumatera barat untuk menyebarkan nya. Kenapa? Supaya keluarga kita yg mudik saat ini, mendapatkan informasi yang lengkap tentang pariwisata, dan betul betul cinta setelah berwisata di kampung sendiri.
Dan tentu kita berharap, pemudik juga menyampaikan dengan bangga ke rekan rekan bisnis di rantau, bahwa berwisata ke kampungnya Sumatera Barat jauh lebih indah dari daerah lain.
Nah, selaku politisi saya melihat ini adalah wujud semangat bro datuk, begitu saya memanggil nya, dan tim kreatif dari PKB yang ingin juga membantu mempromosikan pariwisata. Namun ada beberapa hal yg kurang terkomunikasikan dengan baik, dengan penggiat pariwisata, terkait dengan karya besar tersebut.
Kita berharap, janganlah persoalan ini kita besar besarkan, bahkan sampai ke ranah hukum. Ini kan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Semoga di akhir bulan Ramadhan yang mulia ini, kita bisa meningkatkan kesabaran, dan semakin mempererat siilatturrahim kita, masyarakat Sumatera Barat.
Dan memaksimalkan kembali kerja politisi dan penggiat pariwisata, dalam membangun dan mengembangkan Pariwisata, di negeri yang tercinta.
Yunando
Politisi Muda
Partai Solidaritas Indonesia
#samasamabangunbangsa
















