Maninjau, Prokabar – Rumah Tahanan atau Rutan kelas II B Maninjau meningkatkan program keagamaan Islam pada warga binaannya. Hal itu sebagai bentuk menyambutan bulan suci Ramadan 1443 hijriah ini.
Desrianto, Kepala Rutan Maninjau mengatakan, tujuan utama peningkatan program keagaaman itu agar warga binaan terlatih dan terbiasa menjalani ibadah selama Ramadan nanti. “Sehingga selama melaksanakan ibadah puasa, tarawih dan tadarus nantinya tidak lagi jadi beban, melainkan kebutuhan,” ujarnya Rabu (16/3) kemaren.
Kepala Rutan Maninjau itu melanjutkan, Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan umat muslim, khususnya untuk warga binaan. Bulan pengampunan dosa dan paling istimewa untuk introspeksi diri. Bahkan pahala setiap amal ibadah semakin berlipat ganda, jauh mengurangi dosa-dosa yang pernah dilakukan.
“Melalui momentum ini kita berharap warga binaan bertaubat dan semakin lebih baik, berubah menjadi insan manusia disayangai Maha Pencipta. Dan menjauhi perbuatan dosa atau pelanggaran hukum dikemudian hari,” harapnya.
Program Religius dilaksanakan setiap Senin hingga kamis. Warga binaan menjalani kegiatan pengajian dan tausiah menjelang zuhur dan ashar. Dan tak jarang juga waktu magrib dan Isya. “0Di waktu luang lainnya, mereka mengikuti kegiatan keterampilan seperti kerajinan miniatur rumah gadang dan hiasan rumah berupa guci,” tutur Desrianto.
“Pada hari jumat, warga binaan mengikuti senam sehat pagi hari. Dan hari sabtu mengikuti kegiatan hiburan melalui arahan dan bimbingan petugas Rutan Maninjau,” tutup Karutan Kelas IIB Maninjau. (rud)
















