Padang, prokabar – Sejak tampil pertama kali di Piala Dunia 1982, Kamerun merupakan salah satu tim yang selalu rutin tampil di Piala Dunia, termasuk tahun 2022 di Qatar.
Setelah sempat diunderestimate di fase grup, Kamerun berhasil membuktikan jika mereka layak lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 yang menjadi penampilan kedelapan Kamerun di Piala Dunia.
Singa Afrika melakukan debut pada tahun 1982 tetapi kalah dalam tiga pertandingan di Spanyol, walaupun penampilan mereka banyak dapat pujian.
Delapan tahun kemudian mereka adalah paket kejutan di Italia, mengalahkan Argentina di pertandingan pembukaan dan melaju ke perempat final.
Kamerun absen di Piala Dunia 2018 tetapi terlibat dalam dua edisi sebelumnya. Namun, mereka tersingkir di fase grup pada 2010 dan 2014.
Pada tahun 2022 ini, Kamerun berada di Grup G bersama Brasil, Serbia dan Swiss. Dengan kompoisisi grup ini, Singa Afrika seperti terkepung di Grup maut.
Di atas kertas, mereka mungkin diremehkan, tapi Vincent Aboubakar dan kolega pasti akan membuat kejutan. Brasil menjadi salah satu lawan terkuat yang harus dihadapi Kamerun.
Perjalanan ke Piala Dunia 2022
Kamerun lolos ke Piala Dunia 2022 dengan cara yang sangat dramatis. Lewat babak adu penalti, tim asuhan Rigobert Song tersebut menang dengan skor tipis 2-1 atas tuan rumah Aljazair.
Meski bermain di depan puluhan ribu publik Aljazair, Kamerun mampu mencuri gol lewat Eric Maxim Choupo-Moting di menit ke-22 sebelum digandakan oleh Karl Toko Ekambi.
Kamerun berhak meraih tiket ke Piala Dunia 2022 setelah menang agresivitas gol tandang dalam agregat 2-2. Keberhasilan ini sekaligus membayar kegagalan Kamerun ke Piala Dunia 2018 di Rusia.
Pelatih: Rigobert Song

Rigobert Song merupakan mantan bek Liverpool yang ikut terjun ke dunia kepelatihan. Song bermain 35 kali untuk The Reds dan memiliki 137 caps untuk negaranya.
Ketika masih bermain, Song tercatat ikut empat Piala Dunia meski Kamerun tak mencatatkan prestasi apa-apa.
Kini sebagai pelatih, pria berusia 45 tahun tersebut kembali membawa negaranya ke kancah Piala Dunia dan berpeluang jadi kuda hitam.
Profil Bintang: Vincent Aboubakar

Ketika berbicara tentang pemain bintang dari timnas Kamerun, maka nama Vincent Aboubakar akan muncul.
Striker andalan Al-Nassr ini menjadi salah satu bintang di Piala Afrika beberapa waktu lalu.
Pria berusia 30 tahun itu berada di puncak top skor Piala Afrika 2022 dengan torehan 6 gol dari 5 pertandingan.
Dengan torehan 6 golnya tersebut, ia mampu mencatat rekor sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak di satu edisi kompetisi.
Melewati rekor sebelumnya yang dipegang seniornya dulu di Timnas Kamerun, Samuel Eto’o dengan catatan 5 gol.
Bukan tidak mungkin Aboubakar akan kembali menjadi mesin gol bagi Kamerun di Piala Dunia 2022.
Prestasi di Piala Dunia
Kamerun pertama ikut serta dalam Piala Dunia FIFA pada 1982. Dengan ditambahkannya jumlah peserta dari 16 ke 24 tim, Kamerun maju bersama Aljazair mewakili Afrika di Spanyol.
Saat itu, Kamerun masuk grup 1 dengan Italia, Polandia, dan Peru. Dalam pertandingan pertama mereka, Kamerun berhadapan dengan Italia dan seri 1-1. Kamerun juga menahan Peru dan Polandia imbang 0-0 namun gagal maju ke babak kedua.
Skuad Resmi Kamerun
Kiper: Devis Epassy (Abha Club), Simon Ngapandouetnbu (Marseille), Andre Onana (Inter)
Bek: Jean-Charles Castelletto (Nantes), Enzo Ebosse (Udinese), Collins Fai (Al Tai),
Olivier Mbaizo (Philadelphia Union), Nicolas Nkoulou (Aris Salonika), Tolo Nouhou (Seattle Sounders), Christopher Wooh (Stade Rennes)
Gelandang: Martin Hongla (Verona), Pierre Kunde (Olympiakos), Olivier Ntcham (Swansea City), Gael Ondoua (Hannover 96), Samuel Oum Gouet (Mechelen), Andre-Frank Zambo Anguissa (Napoli)
Penyerang: Vincent Aboubakar (Al Nassr), Christian Bassogog (Shanghai Shenhua), Eric-Maxim Choupo Moting (Bayern Munchen), Souaibou Marou (Coton Sport), Bryan Mbeumo (Brentford), Nicolas Moumi Ngamaleu (Young Boys Berne), Jerome Ngom (Colombe Dja),
Georges-Kevin Nkoudou (Besiktas), Jean-Pierre Nsame (Young Boys Berne), Karl Toko Ekambi (Olympique Lyonnais).(*)
















