Padang, prokabar – Jepang, salah satu kontestan Piala Dunia 2022 dari Asia. Sejak debut di Piala Dunia 1994, Tim “Samurai Biru” selalu hadir di setiap gelaran Piala Dunia, sampai edisi 2022 ini.
Namun, pada putaran final kali ini, Jepang terjebak di “grup neraka”. Itu membuat langkah skuad Hajima Moriyasu sangatlah berat.
Bagaimana tidak, Jepang berada di Grup E bersama dua tim elit dunia, Spanyol dan Jerman. Belum lagi, Kosta Rika yang selalu tampil apik di Piala Dunia.
Jika melihat komposisi grup tersebut, rasanya sulit bagi Jepang untuk melaju ke babak knockout. Satu-satunya tim yang masih mungkin untuk dikalahkan wakil benua Asia ini hanyalah Kosta Rika.
Namun begitu, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Jepang juga pernah tergabung ke dalam grup yang lebih sulit daripada ini.
Apalagi, Jepang berpeluang besar mencetak sejarah di Piala Dunia 2022.
Ini akan menjadi penampilan ketujuh mereka di Piala Dunia. Mereka melakukan debut pada tahun 1994 dan tidak pernah melewatkan edisi sejak saat itu.
Jepang telah mencapai 16 besar tiga kali: di kandang pada 2002, di Afrika Selatan pada 2010, dan di Rusia pada 2018.
Perjalanan Jepang ke Piala Dunia 2022
Timnas Jepang memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar setelah mengalahkan Australia 2-0 pada kualifikasi zona dua Asia, Kamis (24/3/2022).
Tim berjuluk Samurai Biru tersebut punya perjalanan yang susah-susah gampang hingga ke putaran final.
Mereka berhasil finis di posisi kedua klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan 22 poin.
Takumi Minamino dan kolega cuma selisih satu poin saja dari Arab Saudi yang berhasil menjadi juara grup.
Jepang tercatat menang tujuh kali, sekali imbang dan dua kali kalah dalam 10 pertandingan di babak Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pelatih: Hajime Moriyasu
Kesuksesan Jepang hingga lolos ke Piala Dunia 2022 kali ini tak lepas dari peran sang pelatih.
Ialah Hajime Moriyasu yang sudah ditunjuk sebagai manajer timnas Jepang sejak 2018.
Moriyasu sebenarnya adalah pelatih tim nasional U-23 yang mempersiapkan Olimpiade Tokyo 2020.
Namun karena prestasi yang ditorehkan, tugas pelatih berusia 53 tahun tersebut diperluas hingga jadi manajer utama tim sampai sekarang.
Moriyasu membantu pelatih Akira Nishino di babak 16 besar di putaran final Piala Dunia baru-baru ini di Rusia.
Saat telah jadi pelatih utama, ia memimpin Jepang ke Piala Asia AFC 2019 .
Kemudian Piala Final setelah mengalahkan Iran 3-0 di semi-final, tetapi dikalahkan di final 3-1 ke Qatar untuk menandai kekalahan pertama Jepang di final kontinental.

Pemain Bintang: Daizen Maeda
Sebenarnya ada banyak pemain yang layak diwaspadai dari timnas Jepang di Piala Dunia 2022 kali ini.
Hal tersebut lantaran beberapa pemain Jepang memiliki kualitas yang hampir setara. Hanya saja jika disuruh memilih salah satunya, mungkin nama Daizen Maeda layak dipertimbangkan.
Maeda baru saja diberi kontrak permanan Celtic FC. Musim lalu, ia mencetak enam gol dan lima assist dalam 16 penampilan.
Sebagai debutan, tentu saja hasil ini mengangumkan. Maeda berhasil membuktikan diri jika ia adalah mesin gol di manapun berada.
Selain Maeda, nama-nama seperti Kyogo Furuhashi, Takumi Minamino dan Daichi Kamada juga berpotensi merepotkan lawan.
Prestasi di Piala Dunia:
Penampilan pertama Jepang pada Piala Dunia FIFA 1998. Timnas Jepang lebih sukses di ajang Piala Asia, menjadi juara 3 kali dalam empat final terakhir.
Rival Jepang untuk wilayah Asia adalah Korea Selatan, Republik Rakyat Tiongkok, Iran, dan Australia. Piala Dunia 2022 ini menjadi kali ketujuh timnas Jepang lolos Piala Dunia 2022.
Daftar Skuad Sementara
Kiper
Eiji Kawashima (Strasbourg)
Keisuke Osako (Sanfrecce Hiroshima)
Shuichi Gonda (Shimizu S-Pulse)
Daniel Schmidt (Sint-Truiden)
Belakang
Takehiro Tomiyasu (Arsenal)
Shogo Taniguchi (Kawasaki Frontale)
Yuto Nagatomo (FC Tokyo)
Miki Yamane (Kawasaki Frontale)
Sho Sasaki (Sanfrecce Hiroshima)
Yuta Nakayama (PEC Zwolle)
Maya Yoshida (Sampdoria)
Yukinari Sugawara (AZ Alkmaar)
Ko Itakura (Schalke)
Hiroki Ito (Stuttgart)
Tengah
Gaku Shibasaki (Leganes)
Genki Haraguchi (Union Berlin)
Takumi Minamino (Liverpool)
Takefusa Kubo (Real Mallorca)
Hidemasa Morita (Santa Clara)
Wataru Endo (Stuttgart)
Junya Ito (Genk)
Ao Tanaka (Fortuna Dusseldorf)
Kaoru Mitoma (Union SG)
Daichi Kamada (Eintracht Frankfurt)
Ritsu Doan (PSV)
Depan
Kyogo Furuhashi (Celtic)
Ayase Ueda (Kashima Antlers)
Takuma Asano (Bochum)
Daizen Maeda (Celtic)
















