Profesi Akuntan Harus Mampu Beradaptasi Dengan Teknologi Digital

Penulis -

Rabu, 14 Juli 2021 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pandemi Covid19 telah mengubah trend global, termasuk dalam persaingan dunia kerja. Merujuk hasil penelitian Future of Jobs Survey 2020 dari World Economic Forum, profesi akuntan, merupakan salah satu profesi yang akan mengalami penurunan permintaan di masa depan.

“Peran akuntan, mulai tergantikan oleh aplikasi seiring perkembangan pesat teknologi informasi,” ungkap pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Sumbar, Yofialdi dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar secara daring, Selasa (13/7/2021).

Selain Yofialdi, pembicara lainnya dalam webinar bertemakan “Menyiapkan Akuntan Muda yang unggul dan berdaya saing melalui kurikulum akuntansi berbasis MBKM (Merdeka Belajar, Kampus Merdeka)” itu yakni Dr Sekar Mayang Sari (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti).

Kemudian, Rahmat Novriyan (akuntan PT Semen Padang). Iven yang diikuti ratusan orang peserta ini, dipandu Dr Fifi Anggraini (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurut Yofialdi yang juga Chief Excecutive Advisor Fast Consulting ini, para akuntan di masa depan, harus membekali diri dengan kompentensi multidisipliner, kemampuan meta analytical sekaligus memiliki social skill yang memadai.

“Perkembangan Teknologi Informasi, Perkembangan Ekonomi dan Bisnis, Lingkungan Profesi, Regulasi, Pendidikan dan Pengembangan SDM jadi pemicu menurunnya permintaan terhadap profesi akuntan,” nilainya.

“Untuk bisa menang dalam menghadapi tantangan di masa depan itu serta memiliki akuntan yang berdaya saing, para akuntan harus memiliki kemampuan mulai dari Problem Solving, Self Management, Work with People, Technology Use and Develpoment, Communication Skill, Interpesonal Skill serta Public Speaking,” terang Yofialdi yang merupakan Finance&Human Capital Dept Head di PT Hayati Pratama Mandiri itu.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Soft Skill ini bisa jadi nilai tambah, kata Yofialdi, ketika seorang akuntan itu juga aktif dalam dunia organisasi.

“Kedepan, dunia pendidikan akutansi harus mengakomodir perkembangan teknologi dan disrupsi bisnis. Jika tidak, lulusannya tak mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang berubah sangat cepat,” tegasnya.

Para Akuntan, menurutnya, juga harus mampu melakukan riset akuntansi, keuangan dan bisnis serta sesuai dengan bidang keilmuan yang aplikatif dalam menjawab permasalahan bangsa. Selain itu, profesi akuntan juga harus mampu jadi agent of trust, penjaga integritas laporan keuangan.

“Paling penting adalah para akuntan harus berintegritas, sehingga hasil laporan dan analisa data-data yang dikerjakan bisa dipertanggungjawabkan dan dipercayai hasilnya,” tukas alumni Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Unand itu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Hal senada dikatakan Dr Sekar Mayang Sari. Menurutnya, para akuntan mesti bersahabat dengan kemajuan yang amat pesat di sektor teknologi informasi.

“Jangan sekali-kali menganggap kemajuan teknologi ini sebagai saingan,” pesannya.

“Tenaga akutansi manajemen, auditor internal, auditor eksternal, tenaga akuntansi di sektor publik, tenaga pendidik dan analisis keuangan, merupakan profesi akuntan yang masih relevan dengan kebutuhan dunia kerja kedepan,” tambahnya.

Sementara, Rahmat Novriyan lebih banyak bicara tentang sitem kerja seorang akuntan di salah satu perusahaan BUMN semen yang tergabung dalam holding PT Semen Indonesia itu. Berbagai model pencatatan transaksi keuangan, dikenalkan pada peserta. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB