Tanah Datar, Prokabar – Antrian panjang kendaraan setiap harinya terus mewarnai seluruh SPBU di Kabupaten Tanah Datar. Puluhan mobil dengan panjang antrian hingga seratusan meter tak hayal membuat arus lalu lintas menjadi tersendat.
Bahkan, sebagian pemilik rumah di yang terdampak antrian menjadi kesal, karena jalan ke rumah mereka terhambat oleh kendaraan yang berharap mendapatkan minyak murah tersebut.
” Truk tangki baru tiba saja, kendaraan sudah mulai antri. Itu panjang ” ujar Riki, salah seorang warga yang bermukim tak jauh dari areal SPBU.
Sementara itu, salah seorang pemilik kendaraan mengakui jika mendapatkan BBM jenis premium sedikit sulit. Pasalnya, banyak kendaraan yang antri untuk mendapatkan bensin tersebut. Terlebih, saat ini jumlah kendaraan yang keluar masuk kota Batusangkar meningkat dibandingkan hari biasanya.
“Libur panjang seperti ini, makin sulit mendapatkan bensin atau premium. Lihatlah antriannya, panjang sekali,” ujar Ari.
Pada umumnya, para pemilik kendaraan memilih premium sebagai bahan bakar mereka, tak lain karena hanya BBM jenis tersebut yang harganya dianggap masih terjangkau oleh masyarakat kelas menengah kebawah. Sementara, BBM jenis pertalite dan pertamax, terkategori mahal.
“Kalau pertamax, terlalu mahallah. Tak sebanding dengan pemakaian serta penghasilan,” tambahnya.
Dari pantauan prokabar.com di lapangan, musim libur panjang turut mempengaruhi konsumsi BBM di Tanah Datar. Terlebih, intensitas kendaraan juga meningkat, seiring dengan banyaknya wisatawan, yang keluar dan masuk di Luhak Nan Tuo.(eym)
















