Padang, Prokabar — Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi Sumatera Barat untuk jenjang SMA/SMK/SLB diperkirakan akan dimulai habis lebaran atau mulai 15 atau 16 Juni.
Hal tersebut dikarenakan, saat ini Pemerintah Sumatera Barat menunggu keputusan Kemendagri terkait Pergub PPDB.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno saat membuka silaturahmi dengan kepala SMA, SMK dan SLB se Sumatera Barat, Jumat (17/5).
“Untuk memahami penerimaan siswa baru ada PP, Permen, dan juga Pergub. Namun saat ini kita masih menunggu putusan Kemendagri. PPDB akan kita buka setelah lebaran, sekitar 15 atau 16 karena nunggu putusan Kemendagri.” terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, konsep PPDB untuk menerima siswa harus objektif dan transparan. “Tidak boleh diskriminatif. Yang bagus diterima, yang tidak jangan diterima meski anak siapapun,” tegasnya.
Namun penerimaan tidak hanya berdasarkan kemampuan akademik, tetapi juga menggunakan beberapa pendekatan lain diantaranya zonasi, afirmasi (keberpihakan), aspiratif, prestasi dan optimalisasi.
Melalui beberapa pendekatan itu siswa berkebutuhan khusus maupun siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu bisa tetap mendapatkan pendidikan yang layak.
Selain itu siswa yang menjadi penghafal Al Quran (hafiz) juga akan mendapatkan kuota melalui pendekatan prestasi.
Irwan mengingatkan dalam proses penerimaan itu benar-benar harus bersih, jangan ada penyimpangan untuk mencari keuntungan pribadi.
“Kalau nanti ada laporan, saya langsung berhentikan. Bahkan bisa pula tersangkut hukum,” tutupnya. (*/hdp)
















