Potensi Pasaman Masih Tertidur, DRD Ajak Membangunkannya

Penulis -

Kamis, 24 Januari 2019 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Pasaman ternyata menyimpan banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk mengangkat perekonomian rakyat badari.

Hanya saja, potensi ini dibiarkan tertidur pulas. Tidak ada yang membangunkan. Kalaupun ada, tidak bertahan lama.

“Sebab, antara masyarakat dan pemerintah nagari atau setingkat kabupaten belum singkron. Ini yang perlu diperbaiki,” kata Ketua Dewan Riset Daerah (DRD) Pasaman, Prof. Yasri saat memberikan hasil riset pada Pemkab Pasamab untuk diimplementasikan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dicontohkan Yasri, di bidang minapolitan alias konsepsi pembangunan ekonomi di bidang perikanan.

“Pasaman itu salah satu daerah terbesar untuk budidaya ikan. Banyak jenis usaha rakyat yang sumbernya ikan bisa dikembangkan saat ini. Hanya saja masyarakat kita kurang diberi pelatihan. Ini adakah tugas pemerintah,” kata Yasri.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tidak saja itu, di bidang wisata juga. Pemkab Pasaman masih lemah dalam hal pengembangan. Banyak yang bisa digarap, namun sumber daya manusia miskin inovasi.

“Pasaman bantak perbykitan, alam masih asri, air terjun sana sini. Buka objek wisata itu, serahkan pengelolaannya pada  masyarakat, ikat mereka dengan bagi hasil atau semacamnya. Maka, Pasaman bakal menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi wisatawan,” tutup Yasri.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pantauan Prokabar.com, pejabat di Pasaman tidak saja miskin inovasi. Untuk mempertahankan objek wisata yang ada saja, pemerintah tidak tahu arah. Dibiarkan begitu saja, seperti objek wisata sejarah Tuanku Imam Bonjol yang terbangkalai seperti diberitakan sebelumnya. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB