Ponpes Pembangunan Pulau Punjung Butuh UluranTangan dan Perhatian Pemerintah

Penulis -

Jumat, 17 September 2021 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mirisnya Kondisi jalan menuju Ponpes Pembangunan Pulau Punjung saat terekam lensa media ini

Mirisnya Kondisi jalan menuju Ponpes Pembangunan Pulau Punjung saat terekam lensa media ini

Dharmasraya, Prokabar – Pondok pesantren (Ponpes) merupakan wadah pendidikan memiliki kurikulum dan sistem terbaik. Tidak hanya sebatas mempelajari ilmu ukhrawi, Ponpes juga mengajarkan ilmu duniawi. Bahkan sudah banyak mencetak ulama kondang dan pemimpin hebat.

Begitu adanya dilakukan Ponpes Pembangunan Pulau Punjung, terletak di Jorong Jambu Lipo, Kenagarian Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

Atas kepiawaian pengurus dalam membesarkan Ponpes tersebut, sudah banyak melahirkan para da’i kondang, serta pemimpin ternama. Sehingga nama besar Ponpes Pembangunan Pulau Punjung sudah tidak asing lagi di telinga para ulama, baik dalam daerah maupun berada di luar daerah, baik warga Jambi maupun Riau.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ketua Yayasan Ponpes Pembangunan Pulau Punjung Indra Kuma Negara, M.R, diruang kerjanya Jumat (17/9/21) kepada media ini menjelaskan, Ponpes Pembangunan Pulau Punjuang berdiri sejak tahun 1952. Setiap tahun selalu menelorkan da’i berprestasi di bidang keagamaan. Sehingga tidak asing bagi warga Dharmasraya, dan warga daerah tetangga, termasuk Mentawai, Pesisir Selatan, Solok, Riau, dan Jambi.

“Sebagai Ponpes tertua di wilayah Kabupaten Dharmasraya, masih memiliki banyak kekurangan. Sehingga masih membutuhkan bantuan dan uluran tangan dan perhatian pemerintah setempat. Baik dalam pembinaan, maupun dorongan untuk pembangunan fisik, maupun mental,” sebut Indra.

Ia juga menambahkan, untuk saat ini paling dibutuhkan, pembangunan akses jalan yang memadai. Agar wali santri datang dari luar daerah, merasa nyaman melintasi jalan penghubung Ponpes ke jalan lintas Sumatera (Jalinsum) berada di depan kantor Bupati Dharmasraya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Ponpes berada di pusat ibu kota kabupaten, tepatnya didepan kantor bupati Dharmasraya, tidak elok kelihatannya apabila jalan menuju lokasi, rusak dan berlobang,” terangnya lagi.

Begitu juga dengan lampu penerang jalan yang sangat minim. Apalagi, kondisi sekarang, selain anak santri, juga banyak kaum ibu dan para orang tua pergi ibadah Shalat Maghrib, Isya dan Subuh ke Mesjid berada lingkungan Ponpes. Dengan kurangnya penerang jalan, tentu akan rawan atas keselamatan mereka.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Mirisnya lagi, situasi memprihatinkan itu, akan menjadi gunjingan dan preseden buruk bagi pemerintah kabupaten Dharmasraya. Karena banyak keluarga santri luar daerah datang mengunjungi Ponpes. Dengan melihat kondisi tersebut, tentu akan menjadi bahan gunjingan tidak baik bagi mereka ketika sudah sampai di kampung halamannya.

“Sebagai warga Dharmasraya, kami sangat berharap kepada pemerintah Kabupaten Dharmasraya agar dapat memperbaiki jalan menuju Ponpes, dan penerangan lampu jalan dari arah Nagari Sungai Kambut menuju Nagari IV Koto Pulau Punjung. Sehingga warga yang melintas jalan tersebut merasa aman dan nyaman,” pungkas Indra Kuma Negara. (nif)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB