Polres Dharmasraya Tekankan Sekolah Agar Berikan Pesan Berantai Terhadap Bahaya Bullying

Penulis -

Kamis, 31 Agustus 2023 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dharmasraya, Prokabar – Satuan Samapta Polres Dharmasraya, Polda Sumbar, gelar penyuluhan dan pembinaan tentang bahaya Bullying sesama pelajar di lingkungan Sekolah.

Kegiatan tersebut dipusatkan di UPT SMPN 2 Pulau Punjung, tepatnya di Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Selasa, (29/8/23).

Kegiatan dipimpin Aiptu Abd. Ghani, Kanit Turjawali, dibawah Komando Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah, S. I. K. Adapun kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan penyuluhan serta edukasi kepada pelajar tentang bahayanya Bullying yang kerap terjadi diantara pelajar.

Saat itu, Kanit Turjawali menjelaskan bahwasanya perbuatan Bullying bisa terjadi pada siapa saja. Terutama bagi generasi muda dalam usia remaja.

Maka dari itu, perlu diwaspadai. Dampak dari bullying akan mepengaruhi kesehatan mental korban dan pelaku itu sendiri.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Akibat bullying akan memicu gangguan emosiomal, masalah mental, gangguan tidur, penurunan prestasi, serta banyak lagi dampak serta akibat yang akan terjadi,” terang Aipda Abdul Ghani.

Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah, S. I. K., juga mengatakan bahwasanya dampak negatif bullying sangat banyak. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi Stop Bullying.

Hal ini juga upaya kita bersama dalam mengantisipasi dan pencegahan terhadap kekerasan bagi seluruh pelajar di sekolah.

“Kegiatan Penyuluhan dan Pembinaan kepada anak sekolah, agar lebih disiplin, kekompakan serta saling melindungi antara satu dengan yang lainnya. Baik saat mereka berada di sekolah, maupun sudah kembali ke rumah masing-masing,” terang Kapolres.

Ia juga menjelaskan, Bullying merupakan sebuah tindakan dilakukan secara perorangan, maupun kelompok dengan tujuan menyakiti orang lain.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pada umumnya, perilaku tersebut bersifat agresif, intimidasi, dilakukan secara berulang kali.

Tindakan tidak terpuji ini, jangan sampai dianggap remeh. Karena sangat beresiko tinggi terhadap pisikis korban, dengan waktu yang panjang.

Untuk itu, Nurhadiansyah mengajak seluruh pihak terkait, terutama pihak sekolah dan orang tua, serta ninik mamak pemuka agama, pemuka masyarakat, dan para tokoh agar saling bergandengan tangan dalam pencegahan bullying.

Dengan cara, pihak sekolah menciptakan kultur lingkungan aman dan nyaman, serta sehat. Agar seluruh pelajar dapat berinteraksi dengan baik dan benar.

Pihak sekolah juga perlu memberikan sangsi tegas kepada pelajar pelaku bullying. Sehingga membuat efek jera, dan tidak akan berbuat kembali.

Tenaga pengajar, bersama wali murid, harus bekerjasama agar memberikan kewenangan kepad anak-anak untuk bisa menyelesaikan sendiri permasalahan dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Terpenting lagi, pihak pendidik, serta orang tua, agar menanamkan nilai agama dan moral.

Sehingga antara pelajar dapat saling menghargai dan menghormati. Sementara tenaga pengajar juga perlu melakukan pendekatan konseling bagi pelajar mengalami bullying.

Dan, mereka tidak mengalami trauma berkepanjangan, atau minder dan takut bersosialisasi dengan orang lain.

“Perlu juga dilakukan pesan berantai, atau sebuah konsekwensi bersama, bahwa pihak Sekolah tidak menerima murid pelaku bullying. Atau dibuat sebuah spanduk berisikan pesan “Sekolah ini anti Bullying, sehingga pelajar akan lebih mengerti, akibat atau dampak terhadap Bullying,” pungkas Nurhadiansyah. (Fatafza)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB