Politeknik Pelayaran Sumbar targetkan Pembinaan Pada 3600 orang Nelayan

Penulis -

Kamis, 5 Juli 2018 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Angin Segar berhembus dari Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, yang berada di Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.

Pasalnya, Kampus yang baru saja menjadi Politeknik ini mendapat tugas dari Pemerintah Pusat untuk membina 3600 orang nelayan yang ada di pesisir pantai Sumatera Barat.

Direktur Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Hartanto menyebutkan tugas dan tanggung jawab itu diberikan agar dampak manfaat keberadaan Politeknik tersebut terhadap masyarakat, memberikan keuntungan kepada semua pihak. Apalagi Sekolah yang fokus pada dunia kelautan dan perkapalan atau pelayaran.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Nelayan harus memiliki kemampuan mengukur dan menentukan cara berlayar yang baik. Dan hal tersebut tidak hanya dibutuhkan ilmu dari pengalaman semata, bila tidak didukung ilmu pengetahuan modren. Mereka juga akan mendapat pengetahuan menggunakan alat berlayar nantinya,” ungkap Hartanto.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kabar gembira tersebut sebelumnya sudah disosialisasikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman serta beberapa Daerah lainnya. “Saat ini sudah ada 1000 orang nelayan yang mendapatkan pelatihan gratis tersebut hingga bulan ini” terang Direktur Politeknik Pelayaran Sumbar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Padang Pariaman, Taslim menambahkan kita akan selalu mendukung program Politeknik Pelayaran Sumbar. Apalagi berkaitan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia di Padang Pariaman.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Alhamdulillah, dampak positif keberadaan Politeknik Pelayaran Sumbar ini tidak hanya untuk Padang Pariaman. Bahkan untuk pulau Sumatera bagian tengah. Peningkatan Sumber Daya Manusia akan berdampak besar pada kesejahteraan masyarakat nantinya,” tutup Taslim. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB