Polisi ini Aktif Laksanakan Safari Jum’at, Cegah Pekat dan Dan Pencurian

Penulis -

Jumat, 31 Januari 2020 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Duo Koto, Prokabar — Polisi inovatif, Iptu Akhiruddin kembali melakukan terobosan terkait keamanan dan ketertipan masyarakat serta pencegahan bahaya laten narkoba di tengah masyarakat. Kali ini, Kanit Binmas Polsek Tanjung Raya tersebut melakukan giat safari Jum’at di Masjid Asye Syuhada, Koto Baru, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jum’at (31/1).

“Melalui ini, kami dari mewakili Polres Agam melalui jajaran Polsek Tanjung Raya, menghimbau seluruh masyarakat untuk selalu mencegah terjadinya pencurian kendaraan bermotor. Pengamanan kunci ganda dan meletakan di posisi aman, salah satu solusi mencegah kesempatan para pencuri,” terangnya saat memberikan himbauan menjelang Khatib naik mimbar, Jumat (31/1).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu, Iptu Akhiruddin juga meminta masyarakat untuk selalu melakukan pengawasan terhadap orang tidak dikenal, yang masuk ke wilayahnya. “Lemahnya pengawasan melalui Poskambling atau control pemuda, memberi ruang dan kesempatan melakukan pencurian dengan pemberatan di sebuah rumah. Untuk itu, harus dicegah dengan pengawasan ketat terhadap lingkungan sekitar,” tuturnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Iptu Akhiruddin juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan judi, meminum miras hingga narkoba. Perbuatan tersebut jelas melanggar hukum dan ajaran agama Islam. Karena akan hanya merugikan diri sendiri dan orang lain.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami mengajak seluruh warga sebagai Jamaah Jumat ini, untuk berperan serta dalam memberantas dan menanggulangi segala perjudian, mengkonsumsi miras dan narkoba. Karena mudarat lebih banyak ketimbang manfaat. Bahkan sangat dilarang ajaran Agama Islam dan hukum bernegara,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB