Polisi Evakuasi Bayi Terjebak Banjir di Cipinang

Penulis -

Rabu, 1 Januari 2020 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Seorang bayi yang terjebak saat banjir menerjang Kelurahan Cipinang Melayu RT04/04, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Rabu (1/1). Personel Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya langsung diterjunkan untuk menanggapi laporan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, upaya evakuasi tersebut bahkan dipimpin langsung oleh Direktur Sabhara Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ngajib yang tengah meninjau lokasi banjir di Cipinang Melayu.

“Dir Sabhara Polda Metro Jaya KBP Ngajib mengevakuasi korban bencana banjir di Cipinang Melayu dengan ketinggian banjir 2-3 meter. Ada dua keluarga yang di antaranya ada satu anak bayi terjebak banjir di rumah di tengah-tengah lokasi banjir, jarak rumah korban dengan tepian kurang lebih 200 meter,” kata Kombes Yusri saat dikonfirmasi, Rabu.

Selain monitoring dan membantu evakuasi keluarga yang terjebak banjir, Kombes Ngajib juga memimpin langsung evakuasi seorang warga Cipinang Melayu yang meninggal akibat banjir.

Korban meninggal diketahui bernama M.Ali (82), yang meninggal saat banjir menerjang kediamannya di kawasan Kelurahan Cipinang Melayu RT04/04, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Rabu (1/1).

“Korban banjir diantaranya sampai saat ini di Cipinang Melayu ada satu yang meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu.

Korban dikenal oleh warga sekitar sebagai seorang guru ngaji.

Selain itu, polisi menduga masih ada dua orang warga lain yang meninggal dunia dalam upaya evakuasi.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB