Padang, Prokabar — Pasca insiden dugaan bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Polda Sumbar perketat pengamanan.
Kemarin, sebelum alat tersebut dipasang, Direktur Pam Obvit, Kombes Agus Kristiyanto menyebut, alat pendeteksi atau x-ray dipasang guna mengetahui barang bawaan tamu.
Dikatakan, alat tersebut sama dengan alat pendeteksi yang ada di bandara, setiap pengunjung yang masuk membawa tas, ransel dan alat lainnya harus memasukkan barangnya ke dalam alat tersebut. Tidak saja barang bawaan, alat pendeteksi tubuh juga dipasang.
“Ini akan mendeteksi barang bawaan pengunjung baik itu senjata tajam, senjata api, narkoba atau narkoba cair dan benda mencurigakan lainnya,” kata dia.
Alat seharga Rp2 miliar tersebut milik Polda Sumbar. Setiap orang yang masuk ke Mapolda harus melewati pemeriksaan.
Diharapkan, pemasangan alat ini sebagai upaya memperketat pengamanan bagi setiap pengunjung. (gas)
















