Polda Sultra Ungkap Dugaan LGBT yang berawal dari Sumbar, Pakar Tegaskan Polisi, TNI dan PNS Rentan

Penulis -

Selasa, 6 Februari 2024 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pengungkapan kasus personel Polri yang terpapar LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender) di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan pengembangannya ke Polda Sumbar memicu berbagai pertanyaan dan kekhawatiran.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan, menegaskan bahwa pihaknya masih menaruh perhatian terhadap informasi LGBT yang beredar dan mengarah ke Polda Sumbar.

“Sampai saat ini belum ada personel Polda Sumbar terlibat LGBT. Tapi ini jadi atensi terhadap informasi yang datang dari luar Sumbar,” terangnya kepada awak media, Selasa (6/2/2024).

Sementara itu, Polda Sultra telah mengamankan Bripda AN yang diduga terpapar LGBT. Bripda AN diketahui berdinas di Polresta Kendari dan diamankan setelah mendapatkan laporan dari Polda Sumbar.

“Yang diamankan itu (Bripda AN) masih diproses di Propam. Memang ini pengembangan dari Sumbar. Tapi setahu saya yang bersangkutan adalah orang Kendari,” kata Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ferry menjelaskan bahwa sanksi terberat yang mungkin diterima Bripda AN adalah Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) alias dipecat.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Penyakit Tropis dan Infeksi RSUP M. Djamil Padang, dr Armen Ahmad, menekankan pentingnya pencegahan dan perawatan terkait LGBT.

Pencegahan perlu dilakukan sejak dini, termasuk pemisahan tempat tidur anak usia 7 tahun ke atas, tes HIV sebelum menikah, dan memastikan pekerja tidak terlibat perilaku LGBT ataupun terkena HIV.

Armen juga menyayangkan kurangnya kesadaran para pelaku LGBT untuk berubah.

“Pimpinan di setiap institusi harus tegas. Kalau mau statusnya aman, beritahu siapa saja anggota komunitasnya. Biasanya mereka yang posisinya sudah ketahuan, mau mengungkap, karena mereka ada grupnya sendiri di sosmed,” jelasnya. (*/pk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Warga dan PT Semen Padang, Jalan Baringin–Tarantang Terus Dibenahi
Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon
Kisruh Sekwan DPRD Pasaman Kian Meruncing Organisasi Jurnalis Angkat Bicara
Janji Manis Berbuah Pahit, Kepala Sekwan DPRD Meradang Tantang Insan Pers Pasaman
Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu
Gerayangi Remaja Saat Tertidur Di Atas Travel Oknum Kepsek Dicopot Dari Jabatan
WPCD Siap Dukung Program Unggulan Pemko Padang
PT Inalum Bangun Kembali Gedung SDN 49 Batang Kabung

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:10 WIB

Kolaborasi Warga dan PT Semen Padang, Jalan Baringin–Tarantang Terus Dibenahi

Kamis, 16 April 2026 - 08:33 WIB

Sedang Istirahat Penambang Emas Ilegal di Bonjol Tewas Tertimpa Pohon

Minggu, 5 April 2026 - 12:46 WIB

Kisruh Sekwan DPRD Pasaman Kian Meruncing Organisasi Jurnalis Angkat Bicara

Jumat, 3 April 2026 - 17:48 WIB

Janji Manis Berbuah Pahit, Kepala Sekwan DPRD Meradang Tantang Insan Pers Pasaman

Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:04 WIB

Satnarkoba Polres Dharmasraya Amankan RJ Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB