Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pohon Tumbang dan Angin Puting Beliung Landa Agam

Dibaca : 453

Agam, Prokabar — Sejumlah pohon tumbang dan bencana angin kencang melanda Kabupaten Agam. Akibatnya, sejumlah titik alami pohon tumbang dan atap rumah warga rusak, Rabu (20/5).

Kalaksa BPBD Mhd. Lutfi didampingi Kabid KL Syafrizal, mengataka bencana alam itu langsung ditanggapi dengan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari setempat. Diterima laporan awal akibat angin kencang disertai badai di Manggopoh, terjadi pohon tumbang pada pukul 20.30 WIB, merusak atap rumah warga atas pemilik Basar (70) di Hilir Jalan Langguang, Dusun II Jorong Sago, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

Rumah itu tertimpa pohon tumbang diekseķusi Satgas BPBD bersama pemerintah kecamatan dan nagari, dibantu anggota KSB Nagari Manggopoh.

Rumah Basar ditempati 5 orang jiwa terdiri dari pasangan suami istri, anak dan cucu, merusak atap rumah dan teras, dengan kerugian sekitar Rp 15 Juta. “Tidak ada korban jiwa atau korban luka akibat kejadian tersebut. Namun memberi trauma pada korban,” terangnya.

Kejadian bencana juga terjadi di Jorong Batu Anjing, Nagari Tanjung Sani Maninjau, pukul 01.30 WIB. Matetial pohon tumbang menutupi jalan, sehingga tidak bisa dilewati kendaraan. Mengenai tiang listrik mengakibatkan lampu mati di salingka Danau Maninjau.

Satgas BPBD Agam bersama Pemerintah Kecamatan didampingi Camat Tanjung Raya Handria Asmi, Nagari dan KSB melakukan penanganan berupa pembersihan material pohon tumbang.

Angin kencang yang bertiup sampai dini hari juga dilakukan penebangan pohon berpotensi tumbang yang akan membahayakan pengguna jalan di Jorong Kandih, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, pukul 06.15 WIB.

Satgas BPBD bersama Camat Handria Asmi didampingi KSB Koto Kaciak,TKSK Maninjau dan masyarakat Jorong Kandih. “Alhamdulillah, pembersihan pohon tumbang menutup badan jalan berjalan lancar,” tuturnya.

Selanjutnya, angin kencang dan pohon tumbang juga terjadi di Jorong Salimpauang, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak. Kejadian sekitar pukul 02.30 WIB merusak 3 unit rumah milik warga.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Nagari dan Kecamatan terkait kejadian, pembersihan material di bantu oleh pihak nagari dan masyarakat setempat.

Berdasarkan pantauan diseluruh nagari dan kecamatan hujan disertai angin kencang merata dan lampu mati, namun terpantau aman tidak ada korban jiwa. Informasi berdasarkan anggota kita dilapangan seperti tambahan Ulya di Malalak dan Yurnaldi anggota KSB Balingka, serta Lukman Pusdalops PB yang turut memonitor kejadian di setiap kecamatan dan nagari di Agam.

“Semoga bencana angin kencang dan pohon tumbang tidak terus terjadi di saat penanganan Covid – 19 ini,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top