PLN Segera Kaji Kebutuhan Listrik Pelabuhan Teluk Tapang

Penulis -

Selasa, 12 Maret 2019 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Percepatan pembangunan pelabuhan Teluk Tapang terus dikebut. Beberapa sarana dan prasarana akan dilengkapi pada pelabuhan yang terletak di Kabupaten Pasaman Barat tersebut, mulai dari jalan, penambahan panjang pelabuhan hingga listrik untuk penerangan.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit usai menggelar pertemuan dengan pihak PT. Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Sumatera Barat (PLN Wilayah Sumbar) mengatakan, PLN segera akan melakukan kajian kebutuhan listrik Teluk Tapang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dilanjutkan Nasrul, PLN akan menyusun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) pada tahun 2019 ini, kemudian mudah-mudahan pada tahun 2020 sudah dalam pembangunan, sehingga pada tahun 2021 aliran listrik sudah dapat membantu operasional pelabuhan teluk Tapang.

“PLN akan melakukan peninjauan kelapangan secepatnya guna menyusun perencanaan pembangunan gardu di Air Bangis nantinya,” katanya, Selasa (13/3).

Kemudian dari perencanaan yang berkembang dari pertemuan dengan PLN, Gardu Air Bangis yang dibangun itu nantinya akan konek dengan pembangunan gardu induk PLN di Ujung Gading dan aliran listrik dinyatakan cukup dalam kapasitas jaringan PLN yang ada.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Wagub Nasrul Abit juga menambahkan, pembahasan percepatan pembangunan jaringan listrik menuju pelabuhan teluk Tapang sudah mendesak. Tahun ini PT Pelindo telah menyiapkan dana Rp68 Miliar dalam melengkapi fasilitas teluk Tapang termasuk menambahan dermaga.

“Beberapa perusahaan juga kemaren telah melakukan peninjauan dan melihat secara langsung besarnya potensi pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat. Potensi batu besi seluas 82 ha yang kadar besi lebih dari 60 persen,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Untuk diketahui, pelabuhan Teluk Tapang direncanakan akan menjadi bongkar muat potensi alam Pasaman Barat mulai dari kelapa sawit atau CPO, ikan, tambang biji besi dan potensi lainnya. Sehingga hasil alam tersebut tidak dibawa ke pelabuhan Teluk Bayur.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB