PITI, Minoritas Di Tengah Minoritas

Penulis -

Sabtu, 22 September 2018 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Warga Tionghoa adalah kelompok minoritas di Sumatera Barat. Tapi tahukah anda, di etnis Tionghoa ada kelompok minoritas lagi. Namanya adalah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia atau disingkat PITI. Di Sumbar jumlah anggotanya sekitar 200 orang.

Tidak banyak yang mengetahui sepak terjang persatuan ini, padahal PITI aktif sejak 2013 silam. Kegiatannya lebih banyak melakukan pembinaan keagamaan dan kegiatan kegiatan sosial.

“PITI adalah organisasi sosial yang aktif dalam kegiatan keagamaan, seperti pengajian rutin, belajar Al Quran dan kegiatan sosial lainnya,” Jelas Ketua PITI Sumbar, Muslim M. Nur.

Hal ini diungkapkan dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peran strategis PITI dalam kegiatan keagamaan dan sosial.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

PITI dalam perjalanannya, lanjut Buya Muslim, bukan tanpa kesulitan, asimilasi dengan keislaman cukup sulit, apalagi warga Tionghoa dari kecil jarang diberikan pondasi agama.

“Mayoritas Warga Tionghoa yang memeluk Islam karena alasan perkawinan, sehingga terkadang untuk mengajak dan mempelajari Islam cukup sulit, sebab belum ada kesadaran mendalam,” kata Muslim.

“Tapi kami tetap berbuat dan optimis, target kami bagaimana menghasilkan ulama Tionghoa dari Sumatera Barat, ini kita ajarkan mulai dari anak anak, tapi banyak dukanya,” papar Hari Wijaya, salah seorang anggota PITI.

Sementara itu, LKAAM Sumbar yang diwakili M. Natsir Dt Sampono Batuah, menilai masyarakat Minangkabau sangat terbuka dengan Warga Tionghoa yang memeluk agama Islam.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Banyak anak kemenakan kami yang dari warga Tionghoa memeluk Islam dan melekat dengan salah satu suku di Minangkabau. Masyarakat Minang sangat menerima itu, dan dianggap sudah menjadi bagian dari masyarakat. Minangkabau ini terkenal dengan sifat egaliternya,” kata M. Natsir.

Peneliti dari IAIN Bukittinggi, Nunu Burhanuddin, menjelaskan penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana PITI berperan dalam keagamaan dan sosial di masyarakat.

“Saya mencontohkan misalnya soal pemakaman. Islam jelas menegaskan orang yang meninggal hatus dikuburkan secara Islam. Tapi Tionghoa tidak, harus dikremasi. Lalu bagaimana dengan warga Tionghoa yang memeluk islam? ini yang akan kita lihat,” jelasnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Penelitian ini akan dilakukan di 3 Kota, yaitu Padang, Jakarta dan Pontianak. “Dengan penelitian ini kita ingin melihat bagaimana PITI beraktivitas dan menjadi jembatan kemasyarakatan,” lanjutnya.

Pemerintah Provinsi melalui Kesbangpol mengapresiasi penelitian ini diadakan. Karena selama ini PITI belum dikenal luas oleh masyarakat.

“Ke depan PITI harus kita rangkul, karena berperan strategis dalam mengayomi masyarakat, khususnya warga Tionghoa yang memeluk Islam. Pemerintah akan menfasilitasi agar PITI tetap eksis,” sebut Kepala Kespangpol Sumbar, Nazwir.

Selain dihadiri oleh perwakilan PITI, Pemerintah dan LKAAM, FGD ini juga diikuti oleh akademisi, organisasi pemuda dan wartawan. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB