Pilwana di Pesisir Selatan Ahirnya Ditunda, Ini Penyebabnya

Penulis -

Selasa, 31 Maret 2020 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar – Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, direncanakan pada 20 April 2020 akhirnya ditunda. Penundaan ini akibat penyebaran Covid-19 yang telah merambah daerah ini.

Dari 182 nagari yang ada di Pesisir Selatan, 19 nagari bakal menggelar Pilwana serentak yang dijadwalkan pada 20 April 2020 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDPPKB), Pessel, Wendi mengatakan, penundaan ini seiring rujukan surat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menetapkan darurat nasional karena pandemi covid-19 berakhir 29 Mei 2020.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kita pemerintah telah menyepakati Pilwana serentak ditunda. Namun kita juga sepakat penundaan juga tidak lama-lama. Jika situasi sudah membaik maka kita segera bisa laksanakan, ” ujarnya pada Prokabar.com Selasa (31/3).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selian itu, penundaan Pilwana juga didasarkan pada maklumat Kapolri. Dalam maklumat tersebut, salah satu isinya adalah membubarkan warga yang berkerumun.

Menurutnya, Pilwana serentak akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang dikhawatirkan akan mempermudah penyebaran covid-19.

“Kami dari Pemkab Pilwana serentak di Pessel lebih baik ditunda, sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kondisi aman oleh pemerintah pusat, “ujarnya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menurut Wendi, keputusan pemerintah pusat Mendagri, yang menyarankan Pilwana ditunda, sudah melalui perhitungan yang matang dan memikirkan kebaikan yang lebih besar.

“Kita ikuti saja surat dari Mendagri yaitu ditunda dulu. Situasi sekarang masih darurat nasional lebih baik kita fokus bersama menangani pandemi covid-19 di Pessel, “tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB