Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Pilkada Watch Awasi Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada Serentak

Dibaca : 353

Jakarta, Prokabar — Direktur Eksekutif Pilkada Watch, Wahyu A Permana, menyatakan kesiapan di 270 daerah dalam mengawasi Pilkada Serentak Tahun 2020 dari sisi pelaksanaan protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Wahyu melalui keterangannya, Senin (31/8).

“Pilkada Watch sudah menjalin kerjasama dengan pengembang aplikasi pengawasan yang memungkinkan relawannya melaporkan secara daring pelanggaran yang dilakukan dalam proses Pilkada terutama terhadap protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan  bentuk dukungan terhadap Pilkada sebagai Gerakan Lawan Covid-19,” ujar Wahyu.

“Kami siap mengawasi dan memberikan sanksi sosial pada calon kepala daerah yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19,” tambahnya.

Dia menyebutkan, apa yang dilakukannya merupakan gerakan masyarakat yang terpanggil untuk ikut menjadi agen-agen melawan Covid-19 dalam Pilkada.

“Pilkada Watch berharap, menjadi mata dan telinga Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP agar Pilkada jadi Gerakan Lawan Covid baik di lapangan maupun medsos karena selain sebagai aktivis gerakan sebagian besar anggota juga influencer-influencer atau pegiat aktif medsos,” urainya.

Sementara itu, Dirjen Otda Kemendagri Akmal Malik,  menyambut baik Pilkada Watch sebagai bagian dari masyarakat untuk membantu memberikan pengawasan terhadap situasi yang terjadi di lapangan selama proses tahapan Pilkada Serentak 2020.

Menurut dia, kehadiran masyarakat sangat penting untuk melaporkan secara objektif semua pelanggaran yang terjadi.

“Yang terlibat dalam proses Pilkada itu setidaknya ada lima. Pertama masyarakat, partai politik, kemudian calon itu sendiri, pemerintah dan media masa,” ujarnya.

“Dengan kehadiran teman-teman yang punya jejaring kuat di setiap daerah untuk melakukan pengawasan sangat membantu, apalagi kondisi Covid sekarang banyak larangan -larangan sehingga pengawasan jauh lebih kompleks,” tambahnya.

Sedangkan Direktur Fasilitasi Kepala Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Andi Bataralifu, mendukung kerja sama antara Ditjend Otonomi Daerah Kemendagri dengan Pilkada Watch.

“Kami mengucapkan terima kasih atas rencana  kerja sama dari Pilkada Watch. Kami berharap Pilkada Watch dapat memberikan informasi yang valid dari 270 daerah yang melakukan Pilkada Serentak Tahun 2020,” katanya. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top