Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pilkada di Tengah Pandemi, Warga Diimbau Salurkan Hak Pilih dengan Protokol Kesehatan

Dibaca : 136

Pessel, Prokabar – Pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 tinggal hitungan hari yang akan di gelar 9 Desember nanti, dipastikan berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Tentu saja dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu dikatakan wali nagari Air Haji Tenggara, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatatera Barat, Erdifan, DT. MKT. BASA, kepada media ini di kantornya, Jumat (27/11).

“Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubenur, Bupati serta wakil Bupati akan dilaksanakan pada Rabu, 9 Desember mendatang, kita minta warga datang ke TPS memberikan hak pilihnya,” kata Erdifan.

Pilkada kali ini di masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat terasa berbeda. Pilkad sekarang harus mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

“Kita himbau khususnya warga nagari Air Haji Tenggara datang ke TPS nanti patuhi protokol kesehatan sesuai petunjuk pemerintah,” sambungnya.

Pada pemilih dahulunya berkumpul di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) kini harus menerapkan protokol kesehatan.

“Pemilihan kali ini sangat berbeda dengan yang suda-sudah. Kini di tengah pandemi Covid-19 masyarakat yang datang memilih tidak bisa lagi berkerumun,” cakapnya.

Selain itu, kata Erdifan, wali nagari Air Haji Tenggara menjelaskan, warga harus menerapkan protokol kesehatan. Mulai dengan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun.

Masih di tempat yang sama, Erdifan, wali nagari Air Haji Tenggara ini menguraikan, pada tahun 2020 nagari yang ia pimpin menerima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 44 unit.

“Alhamdulillah, pada tahun 2020 ini kita menerima RTLH 44 unit, dari tarkim 35 unit, DD 8 unit, Bazda satu unit dan jamban kita sudah bangun 9 titik,” jelasnya.

“Kita ucapkan terimakasih banyak kepada pemerintah yang telah memperhatikan warga kami, harapan kita pada tahun 2021 kami masih butuh diperhatikan, agar warga kurang mampu bisa terbantu,” ucapnya.

Ucapan yang sama juga dilontarkan Fatimah sala seorang warga yang menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Saya senang mendapatkan bantuan bedah rumah, dulu apabila hujan rumah kami ketirisan, sekarang kami sudah memiliki rumah yang layak, terimakasi kami ucapkan Kepada pak wali dan dinas terkait,” katanya pendek. (mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top