Pilkada 2020, KPU Sumbar Butuh Rp162 Miliar

Penulis -

Jumat, 26 Juli 2019 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar butuh sekitar Rp162 miliar untuk biaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 mendatang. Dana sebanyak itu telah diajukan oleh KPU kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) untuk anggarkan dalam dana hibah.

Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan Pilkada 2015 sebesar Rp72 miliar. Pihak KPU mengaku kenaikan biaya tersebut karena 13 kabupaten dan kota akan melangsungkan pemilihan bupati/walikota ditambah pemilihan gubernur.

Ada 13 daerah menggelar pemilihan mulai dari Kota Solok, Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kemudian, Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, serta Kabupaten Limapuluh Kota.

Komisioner KPU Sumbar, Nova Indra mengatakan, Sumbar bersama 13 daerah Kabupaten Kota tersebut akan melaksanakan Pilkada tahun 2020 mendatang.

Agar Proses Pemilihan Gubernur dan Bupati/ Walikota itu terlaksana sesuai tahapannya, pihak penyelenggara dari KPU sudah mengajukan dana ke Pemprov Sumbar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Nova mengaku, pihaknya belum mengetahui besaran anggaran yang disetujui dari pengajuan tersebut, mengingat pembahasan belum dilakukan antara pemerintah provinsi dan DPRD Provinsi. Kendati demikian pihaknya berharap pembahasan dana hibah untuk pilkada tersebut segera dilakukan.

“Sebab mengingat rancangan anggaran tersebut akan dimasukan dalam anggaran APBD 2020 nanti,” katanya, kemarin.

Lebih lanjut, Nova Indra menyampaikan, anggaran pengajuan dana pilkada 2020,  lebih besar dari Pilkada tahun 2015 lalu dikarenakan kenaikan harga barang untuk kebutuhan logistik dan kenaikan honor

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Untuk pelaksanaan pilkada 2020 diajukan 16 ribu lebih TPS di Sumbar, selain itu faktor logistik tahun 2015 lalu yang menggunakan kotak aluminium sedangkan 2020 mengunakan kotak karton yang sekali pakai sehingga membutuhkan biaya,” jelas Nova.

Meskipun begitu untuk menghemat anggaran, sebut Nova Indra, pihaknya akan melakukan penyotiran terhadap kotak pemilihan suara 17 April lalu sehingga bisa digunakan pada pilkada nanti.

“Hal itu dilakukan sebagai upaya penghematan anggaran pada pelaksanaan pilkada 2020 mendatang di Sumbar,” pungkasnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB