Pilkada 2020, KPU Bukittinggi Butuh Anggaran Rp13,3 Miliar

Penulis -

Rabu, 9 Oktober 2019 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2020 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi sebesar Rp13,3 miliar yang berasal dari dana hibah pemerintah daerah setempat.

Ketua KPU Bukittinggi Benny Aziz, mengatakan dana tersebut berdasarkan perkiraan untuk pelaksanaan Pilkada jika diikuti oleh lima pasangan calon kepala daerah.

Dana itu akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan tahapan Pilkada seperti pembentukan panitia ad hoc, bimbingan teknis, logistik, pengumuman dan pendaftaran calon, masa kampanye dan keperluan lainnya.

“Dana itu nanti akan lebih banyak terserap untuk honor petugas ad hoc seperti panitia pemilih kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan lainnya,” katanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ia mengatakan meskipun merupakan dana hibah, namun penggunaannya tetap memiliki aturan dan dipertanggungjawabkan.

Sementara dalam masa persiapan jelang Pilkada 2020, KPU Bukittinggi menyatakan memberikan perhatian dalam sosialisasi bagi calon pemilih mengingat kecenderungan partisipasi pemilih di Pilkada selalu lebih rendah dibanding saat pemilihan presiden dan wakil presiden.

Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Bukittinggi Heldo Aura menambahkan kondisi itu dapat dilihat dari dua kali pemilihan terakhir yaitu pada 2015 dan 2019.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dalam pemilihan kepada daerah 2015 partisipasi pemilih daerah itu hanya 62 persen sementara saat pemilihan presiden dan wakil presiden beberapa bulan lalu pada 2019 partisipasi meningkat menjadi 77,6 persen.

“Untuk sosialisasi bagi calon pemilih tahun depan ada 10 basis pemilih yang disatukan karena jumlahnya tidak banyak di Bukittinggi sehingga pengenalan Pilkada bisa lebih baik,” katanya.

Basis pemilih yang disatukan yaitu komunitas dengan warganet, pemilih pemula dengan pemuda, warga disabilitas bersama marjinal dan orang kebutuhan khusus untuk akses informasi. Tiga basis lainnya yaitu keluarga, perempuan dan keagamaan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Langkah lainnya yaitu menjalin kerjasama dengan pers untuk perluasan sebaran informasi.

“Pemilu lalu sosialisasi kami melalui media belum begitu luas. Tahun depan kami upayakan lebih baik lagi termasuk mengadakan sosialisasi pelaksanaan Pilkada bagi pers untuk menambah wawasan mengenai Pilkada,” ujarnya.

Dengan langkah itu pihaknya menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada tidak lagi lebih rendah dibandingkan Pilpres. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB