Peristiwa

Pikul Beras, Lewati Pematang: Bupati Irfendi Bantu Korban Angin Kencang

Pikul Beras: Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi diiringi sederet pimpinan OPD, memikul beras di tengah pematang sawah di Sialang, Tungka, Senin (19/3). Bupati datang ke Sialang, menghantarkan bantuan untuk korban bencana angin kencang yang rumahnya setengah hancur. @rjingg

Limapuluh Kota, Prokabar –
Aksi memikul beras yang hampir tiap hari dilakukan Irfendi Arbi, Bupati asal Limapuluh Kota, Sumbar, kembali tersorot kamera Senin (19/3/2018) siang.

Turun dari mobil dinas merek Innova, BA 1 C bersama tokoh masyarakat Tungka, Situjuah Limo Nagari, Sy Dt Majo Tagantuang dan M Nur Dt Paduko Alam, Bupati melintasi pematang sawah milik warga Sialang.

Tujuannya, ke kediaman Sariman (59), yang hancur Minggu (18/3/2018) malam ditimpa pohon. Rumah Sariman rusak berat, begitu hujan deras dan angin kencang menyapu nagari setempat.

Baca Juga :  Operasi Mendadak, Satpol PP Padang Pariaman amankan 3 wanita dan 2 Bencong

Selain Irfendi, ikut memikuk beras, sejumlah pimpinan OPD yang dia bawa. Sebahagian lainnya, menggotong bantuan tanggap darurat. “Bantuan dari Dinas Sosial dan BPBD,” kata Irfendi Arbi.

Bupati meminta maaf, telat beberapa jam datang ke Sialang. “Semalam, saya dapat kabar di grup WA, jika ada angin kencang dan rumah warta ditimpa pohon. Ada 10 petugas BPBD yang kita turunkan semalam, siang ini bantuan baru bisa dikucurkan,” urai Irfendi Arbi.

Baca Juga :  Pria Lansia Disenggol Kereta Api, selamat dari Maut

Bupati menyebut, ke depan, akan membantu proses perbaikan rumah warga yang ditimoa pohon dengan cara swadaya masyarakat. “Kalau anggarannya belum ada, kita swadaya. Tak soal. Semangat goro kita hidupkan di nagari,” jelasnya.

Kaget Bupati datang ke kediamannya, Sariman menangis haru. “Jan kan mambaom bantuan, datang sajo apak, sabak kami ilang (jangankan membawa bantuan, bapak datang saja itu sudah mengjilangkan sedih kami),” kata Sariman dan anak istrinya.

Baca Juga :  Dirut Pertamina Dicopot

Tokoh masyarakat Nagari Tungka M Nur Datuk Paduko Alam dan Majo Tagantuang mengaku kaget, melihat empati yang ditunjukan Bupati. “Pak Bupati ini orang ikhlas, orang baik. Semangat membangunnya luar biasa,” kata Paduko Alam, yang juga salah satu pendiri Pondok Pesantren Al Makmur Tungkar. (VBM)

Berani Komen Itu Baik

To Top