Agam, Prokabar — Lima orang warga Jorong Pasa Bawan, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Agam menjadi korban keganasan Petir, Senin (18/11). Kejadian bekisar pukul 15.30 WIB tersebut menewaskan satu orang bernama Yosmanto (38). Sementara itu, Darlis (38) dan Dalinur (55) mengalami luka bakar. Sedangkan Sabinar (54), Anto (25) dan Faisal (20) mengalami trauma.
“Keenam korban bekerja di sawah sejak pukul 08.00 WIB. Sekitar pukul 15.30 WIB, hujan lebat sehingga korban berteduh di pondok tengah sawah. tidak lama kemudian petir menyambar pondok dan mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya luka bakar dan trauma.
Kabid KL BPBD Agam, Syafrizal bersama jajaran Polres Agam meninjau korban yang dirujuk ke rumah sakit Lubuk Basung.
“Mengingat telah terjadi korban orang disambar petir, kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada. Terutama masyarakat yang bekerja disawah. Jika curah hujan cukup tinggi, diharapkan masyarakat untuk berteduh di permukiman warga dan kalau bisa tidak berteduh di podok sawah,” ungkap Syafrizal.
Kalak BPBD Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi menambahkan, masyarakat lebih waspada dikarenakan sekarang musim penghujan. “Bencana di saat hujan memang sangat rawan. Baik bencana petir, longsor, banjir ataupun air galodo. Bencana bisa terjadi kapan pun dan dimana pun. Untuk itu, kami menghimbau agar masyarakat mengurangi aktifitas saat hujan berlangsung. Dan mencari lokasi perlindungan yang aman,” pungkasnya. (rud)
















