Pessel Canangkan Gerakan Petani Menabung di Kecamatan Bayang

Penulis -

Rabu, 15 Juli 2020 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, menyelenggarakan Panen Raya Jagung beberapa waktu lalu. Kegiatan yang didukung oleh Camat Kecamatan Bayang pada hari Minggu (12/7) panen raya jagung perdana dan sekaligus penanaman bibit jagung. Bertempat di Nagari Kapelgam Koto Berapak Kecamatan Bayang.

“Di areal pertanian jagung Nagari Kapelgam Koto Berapak ini, bukan hanya panen raya jagung namun juga menjadi momentum pencanangan Gerakan Petani Menabung untuk Pesisir Selatan Hebat dan Bermartabat,”kata Ilham Rahmatsyah Putra Camat Bayang, dilansir dari MC Pessel, Rabu (15/7)

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dikatakan, pencanangan gerakan ini dinilai sangat tepat yang disandingkan dengan momentum panen raya jagung.

“Saya menyampaikan ungkapan terima kasih kepada petani jagung yang telah menginisiasi lahirnya Gerakan Petani Menabung,” ungkapnya.

Ia menambahkan, integrasi pertanian jagung dan peternakan sapi ini harus berorientasi pada bisnis dan industri, agar target untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kedua komoditas tersebut benar-benar dapat tercapai.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Masyarakat petani maupun peternak dalam hal ini juga harus berpikir ke arah bisnis dan industri. Peternak tidak cukup hanya memelihara dua atau tiga ekor sapi. Begitu pula petani, harus mulai berpikir tentang mengolah limbah jagung menjadi pakan sapi, agar pada masa tertentu, peternak tidak kesulitan mendapatkan pakan.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Untuk itu, petani harus mulai melakukan inovasi dalam mengolah limbah jagung agar sejalan dengan orientasi bisnis usaha ternak sapi maupun pertanian jagung itu sendiri.

Selanjutnya, memperhatikan capaian tersebut, bahwa sehabis panen, petani pasti memiliki banyak uang. Untuk itu agar tidak kekurangan modal pada saat memulai penanaman padi atau jagung, petani disarankan untuk menabung. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB