Daerah

Pesona Keindahan Wisata Lereng Singgalang

Agam, Prokabar – Destinasi wisata baru, hadir di Nagari Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Objek wisata adventure dengan pesona panaroma indah ini bernama Lereng Singgalang. Destinasi yang dipenuhi Hutan Pinus dengan pemandangan hamparan luas Kota Bukittinggi, Ngarai Sianok dan Gunung Merapi.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Agam, Erniwati, objek ini menjadi potensi prioritas membahagiakan bagi Pemerintah Daerah. Selain keindahan alam yang sangat memukau, udara sejuk dan segar, dukungan serta partisipasi masyarakat juga sangat tinggi.

“Untuk mendukung potensi pariwisata alam ini, kita membangun jembatan sejuta jenjang. Saat ini dianggaran 2018, baru separo yang sudah dibangun. Dan ditargetkan tuntas di akhir tahun 2019 ini,” terang Kadisparpora Agam.

Ia melanjutkan selain fasilitas jalan dan tempat istirahat, kita juga akan membangun banyak gazebo serta mushalla dan tempat pengunjung beristirahat lainnya. Membangun toilet serta sarana prasarana lainnya.

Panaroma yang sangat indah, memperlihatkan hamparan Kota Bukittinggi, Ngarai Sianok dan sekitarnya, dari puncak bukit pohon Pinus. Keimdahan Gunung Merapi juga dapat disaksikan dari sini. “Rimbunya pohon atau Hutan Pinus, nantinya juga bisa kita manfaatkan untuk Camping Ground dan Hacking,” ungkap Erniwati.

Tidak hanya itu, bermacam permainan seperti Fly Fox dan Parang Layang. “Sebelumnya, kita melalui atlet para layang juga sudah pernah melakukan uji coba di sini. Dan potensinya sangat baik untuk kita kembangkan lagi nantinya,” tuturnya.

Anton, salah satu tokoh masyarakat sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah yang telah mendukung penuh potensi wisata Lereng Singgalang tersebut. Sejak adanya objek wisata ini, pertumbuhan perekonomian masyatakat semakin meningkat karenanya.

“Objek wisata di Lereng Wisata ini baru dikembangkan berdasarkan pemantauan kita. Potensi wisata alam ini kemudian mendapat dukungan pemerintah daerah sehingga membuat banyak kunjungan ke sini,” kata Anton

Sejak banyak pengunjung, aktifitas ekonomi turut semakin meningkat. Dan jelas hasil jual beli tersebut membuat perekonomian penduduk semakin bertambah. Jelas kehadiran kunjungan ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, kesadaran masyatakat adanya pembangunan pengembangan objek wisata sangat baik. Karena mereka sadar, hal tersebut menjadi penunjang perekonomian dan kesejahteraan mereka sendiri. Makanya tidak segala pembangunan berjalan lancar dan aman,” terangnya.

Ia melanjutkan konsep pengelolaan pariwisata di sini berbasis kearifan lokal masyarakat. Para pengunjung akan kita atur agar tidak merusak tatanan nilai-nilai norma atau moral masyarakat nantinya. Seperti yang berpakaian membuka aurat, akan kita sewa atau jual semacam kain khas buatan masyarakat. Sehingga kesopanan dan kesantunan mereka berkunjung tetap terjaga.

Selain itu, kita juga akan meningkatkan intensitas kesenian dan kebudayaan. Seperti penampilan silat dan randai setiap pekan. Sehingga pengunjung yang sengaja bermalam atau menginap, akan mendapatkan suguhan keunikan kesenian dan budaya setempat.

“Kearifan lokal beserta regulai atau aturan nantinya akan kita sesuaikan dengan Perda Pemerintah Kabupaten Agam. Membantuk peraturan nagari atau perna sesuai dengan nilai-nilai budaya minang. Dengan demikian, pelayanan dan penyambutan tamu dapat teratur dan terencana dengan baik. Dengan demikian, wisatawan Nasional maupun Mancanegara, nyaman dan aman berkunjung nantinya,” pungkas Anton. (Rud)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top