Pesona Keindahan Bunga Rafflesia yang Tumbuh Di Batang Pohon Tanjung Raya

Penulis -

Jumat, 24 Januari 2020 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paninjauan, Prokabar — Setelah seminggu lebih bersandar dan tumbuh, akhirnya Rafflesia Arnoldi itu mekar di batang pohon di kawasan Perkebunan Masyarakat di Jorong Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Jumat (24/1). Tanaman langka itu sudah mekar sejak dua hari lalu.

Rafflesia merupakan sejenis jamur raksasa dan sangat langka. Sehingga masuk dalam pengawasan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA serta dilindungi Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Bunga itu mekar karena inangnya berupa akar jenis tumbuhan tetrastigma seperti yang menjalar dan melilit batang pohon. Kemudian knop bunga Rafflesia muncul di akar yang melilit dan naik dari atas tanah. Ketinggian bunga 170 cm dari permukaan tanah,” ungkap Ade Putra, Pengendali Ekosistem Hutan (P-E-H) BKSDA Resor Agam kepada Prokabar.com, Jumat (24/1).

Tumbuh dan kembang di atas pohon ini salah satu keunikan tersendiri. Sangat indah dan membuat daya tarik tersendiri bagi wisawatan untuk melihatnya. Sehingga banyak orang berdatangan ke lokasi tersebut.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Rafflesia tumbuh di sebuah pohon juga pernah saya temukan di Palupuh. Namun untuk di wilayah Agam Barat, baru kali ini saya temukan,” terangnya.

Diameter Rafflesia tersebut mencapai 95.2 centimeter. Dan cukup besar untuk tumbuh subur dibatas pohon.

“Di lokasi, saya kebetulan bertemu dengan Rinaldi. Salah seorang Anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat yang juga kampung halamannya. Dalam diskusi, ia dan masyarakat ingin sekali mengembangkan destinasi wisata Rafflesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ade melanjutkan akan ada diskusi lanjutan dengan beliau. Berencana akan mengembangan potensi tersebut bersama BKSDA terutama peningkatan akses jalan ke lokasi.

“Masyarakat sangat ramai ke lokasi. Bahkan sampai jam 17.30 masih ada yang berdatang. Termasuk itu rencananya, akan membuat paket wisata Lawang, Bukit Sakura, dan Data Simpang Dingin,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB