Pesisir Selatan Raih Peringkat 5 UN SMP

Penulis -

Senin, 28 Mei 2018 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Pelajar SMP sederajat di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat meraih peringkat lima besar hasil ujian nasional se-provinsi setempat yang digelar pada 23 hingga 26 April 2018.

“Hasil lima besar diraih dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) sementara pada pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pelajar kami meraih sembilan besar,” kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, Senin.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan capaian tersebut merupakan capaian yang baik dan ia berharap bisa ditingkatkan untuk tahun berikutnya.

Karena, ungkapnya, pada 2015 pelajar setempat mampu meraih peringkat satu hasil ujian nasional se-Sumatera Barat dan anjlok pada 2016 hingga menempati posisi terakhir dari jumlah kabupaten / kota yang ada.

Selanjutnya pada 2017 peringkat UN pelajar setempat naik satu tingkat di posisi 18.

“Melihat situasi itu kami tidak tinggal diam dan melakukan beberapa terobosan diantaranya menunjukkan bapak angkat yang berasal dari pejabat kabupaten di masing-masing sekolah dan kami bersyukur hasilnya bisa sama-sama kita lihat,” katanya lagi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kendati demikian sebut bupati, capaian yang diraih saat ini merupakan hasil dari kerjasama tim yang solid dan mesti dipertahankan.

“Saya berencana untuk mengajak para kepala sekolah di sebuah kegiatan dan akan mendiskusikan kembali seputar terobosan yang akan dilaksanakan dengan kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Bupati menyebutkan pembangunan dunia pendidikan sangat penting karena kualitas pendidikan akan mempengaruhi pembangunan daerah untuk masa mendatang.

Namun, imbuhnya pembangunan pendidikan mesti dilaksanakan secara tepat dan harus lepas dari unsur rekayasa.

“Saya rasa percuma meraih peringkat satu provinsi jika pelaksanaan ujian dilakukan dengan kecurangan, lebih baik apa adanya tapi dilaksanakan secara jujur,” katanya lagi. (*/upk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB