Pesantren Ramadhan Dimulai, Panitia tak Kunjung Dapati Teknis dan Bahan Ajar

Penulis -

Sabtu, 9 April 2022 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Meski sudah dibuka secara serentak pada Sabtu 9 April 2022, namun beberapa kejanggalan pelaksanaan Pesantren Ramadhan telah didapati. Buku panduan pesantren hingga ketiadaan buku bahan ajar tingkat SD dan SMP.

Hanafi Mahmud pengurus Mushalla Baitul Hamdi mengaku bingung dengan kondisi saat ini, dengan ketiadaan panduan yang diberikan oleh pemerintah kota. Dibandingkan tahun lalu, jelang pembukaan Pesantren Ramadhan semuanya telah disiap dan guru tinggal memberikan kepada siswa, namun tidak untuk kegiatan tahun 1443 H ini.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Hal yang sama juga di sayangkan oleh Jhoni Elvi, Ketua RW 18 Kelurahan Parupuk Tabing Kecamatan Koto Tangah. Dirinya menilai Pemko Padang tak siap menggelar pelaksanaan Pesantren Ramadhan tahun 2022 ini.

Hal ini terbukti dengan banyaknya hal-hal prinsip yang hingga saat ini belum terpenuhi oleh Pemerintah Kota Padang khususnya Bagian Kesra yang menjadi penanggung jawab kegiatan Pesantren Ramadhan di Kota Padang.

Jhoni yang merupakan seorang pensiunan polisi menambah, mestinya jauh-jauh hari Bagian Kesra sudah menyiapkan dari awal, karena kegiatan pesantren merupakan agenda rutin tahunan yang sudah jelas waktu, dimana Bagian Kesra sudah bisa memfokuskan pegawainya untuk menyiapkan agar pelaksanaan pesantren tidak seperti saat ini.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Hal senada juga disiapkan oleh Maria, salah seorang tenaga pendidik pada Pesantren Ramadhan. Sebagai tenaga pendidik dirinya hanya baru mendapatkan soft copynya saja, dan panitia disuruh untuk memprint dan memperbanyak sendiri.

Maria juga merincikan pada tahun lalu, setiap peserta didik dibantu Rp25 ribu per siswa untuk pelaksanaan Pesantren Ramadhan. Namun di tahun ini panitia dan tenaga pendidik belum mendapatkan informasi resmi apakah ada atau tidak biaya bantuan biaya pendidikan pesantren tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Maria, pengurus mushala dan ketua RW, berharap hal ini tidak terulang kembali pada kegiatan pesantren tahun 2023 mendatang.

Dirinya dan beberapa pengurus dan peserta didik lainya, meskipun belum ada kejelasan mulai dari materi ajar hingga model pembelajaran tetap melaksanakan pesatren Ramadhan di tempatnya. (vky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB