Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Pesan Nilmaizar untuk Pemain Persela; Nikmati Masakan Istri di Rumah

Dibaca : 234

Lamongan, Prokabar – Pelatih Persela Lamonga, Nilmaizar mengingatkan para pemainnya untuk berhemat untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan agar anak asuhnya tetap memiliki uang meski gajinya dipotong.

Pemain dan ofisial Persela harus rela gajinya dipangkas 75 persen. Pemotongan tersebut sesuai dengan surat PSSI, yang dikirimkan kepada seluruh klub beberapa waktu lalu.

Dalam surat tersebut tertulis klub hanya diwajibkan menggaji pemain dan ofisial maksimal 25 persen dari nilai kontrak, selama kompetisi force majeure, karena pandemi virus corona. Liga 1 dan 2 dihentikan mulai dari Maret hingga Juni 2020. “Pergunakan uang sesuai kebutuhan, hindari belanja yang tidak perlu dan hemat pada segala hal,” kata Nil.

Skuad Persela diliburkan hingga batas waktu belum ditetapkan. Selama libur para pemain diminta untuk berlatih mandiri, dan tidak keluar rumah bila tak ada ada sesuatu yang mendesak untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

“Karena berada di rumah, nikmati masakan istri di rumah. Itu khusus yang punya istri, kalau tidak ya nikmati masakan orang tua,” ucapnya

Sementara, manajemen Persela Lamongan hingga kini belum mengizinkan pemain asing untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing, meski latihan tim sudah diliburkan sejak 21 Maret lalu akibat pandemi virus Corona.

Tiga pemain asing Persela itu, yakni Rafeal ‘Rafinha’ Gomes de Oliveira, Gabriel do Carmo, dan Marcus ‘Marquinhos’ Vidal Cunha ditempatkan di sebuah apartemen di kawasan Surabaya Barat yang sudah disewa manajemen.

Khusus Marquinhos, ia baru bergabung dengan tim beberapa hari sebelum PSSI menyatakan status force majeure. Sedangkan Brian Ferreira tidak bisa datang ke Indonesia, karena pemerintah Argentina telah menerapkan lockdown.

Asisten manajer Agus Hariyono mengungkapkan, pihaknya terlebih dulu melihat perkembangan mengenai kelanjutan Liga 1 2020 sebelum memutuskan pemain asing pulang ke kampung halamannya masing-masing.

“Mereka masih di sini, kami melihat situasi dan perkembangan dulu. Kami tetap tunggu perkembangan dari PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru) itu,” ujar Agus diwartakan laman Jawa Pos.

“Apartemen kan sudah kami kontrak selama satu tahun. Begitu juga fasilitas mobil. Jadi, mereka tetap bisa menggunakannya secara maksimal.”tutupnya.(*/mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top