Jakarta, Prokabar – Kabar pesawat yang dikemudikan pilot Lion Air JT610 Bhavy Suneja dan co-pilot Harvino menyisakan kesedihan mendalam. Tak hanya keluarga yang berharap cemas, dua sahabat yang juga tetangga Harvino di Serpong Green Park 2 ikut merasakan hal yang sama.
Saat ditemui Prokabar.com di depan rumah Harvino, Harun (34) dan Evan (31) terlihat duduk termenung. Keduanya tak saling bicara dan memperhatikan tamu-tamu yang datang ke rumah sahabatnya itu.
“Seperti mimpi aja nih. Banyak tamu yang datang ke rumah om Vino. Sedih, biasanya jam solat duhur kita jamaah di mushola ini. Sekarang Om Vino nggak tau kondisinya seperti apa,” aku Harun membuka perbincangan, Selasa (30/10).
Masih terbayang di mata Harun dan Evan terakhir kali bertemu dengan Harvino, Minggu (28/10) lalu. Saat itu pria yang akrab disapa Vino ini aktif di kegiatan warga RT 02/16 Kelurahan Ciater, Serpong, Tangerang Selatan.
“Habis solat subuh, warga di sini ada kegiatan penimbangan sampah. Kita punya bank sampah dan setiap minggunya ada penimbangan. Nah Om Vino ikutan, karena dia nggak pernah absen kalau urusan kegiatan warga. Itu juga kalau nggak dinas terbang,” kenang Evan.

Terakhir kali melihat sosok Vino, Harun mengaku tak melihat ada perbedaan. Vino terlihat bersemangat bahkan membuatkan kopi dan teh untuk teman-temannya. “Dia buatin kita kopi dan teh. Katanya kapan lagi buatin minuman. Baru ngeh ternyata itu jadi firasat, besoknya baru kejadian,” kenang Harun.
Saat berbincang tentang firasat, tiba-tiba putra kedua Harvino baru pulang sekolah. Harun menatap Raffa begitu dalam. Rupanya Harun teringat kata-kata Vino yang menitipkan putranya bila ada sesuatu terjadi.
“Kalau lagi dinas, Om Vino suka titip anak-anak terutama Raffa. Dia agak susah bergaul sama anak-anak sebayanya. Kebetulan saya dekat sekali dengan Raffa,” ungkap Harun.
Pernah satu hari saat i’tikaf, Vino pernah memberi amanat pada putranya yang duduk di kelas 1 SD ini. “Raffa nanti kalau ayah nggak ada, kamu harus jaga bunda ya,” ucap Harun menirukan ucapan Vino.

Teringat akan ucapan Vino inilah Harun tak kuasa melihat Raffa (6). “Dia belum tau kondisi ayahnya. Makanya dia sekolah biar nggak terlalu bertanya-tanya,” pungkas Harun. *(beb)*
















