Perusahaan Korea Selatan Bakal ‘Menggarap’ Lahan di Pasaman

Penulis -

Rabu, 20 Maret 2019 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pasaman menjalin kerjasama dengan PT SJ Global Ltd, perusahaan asal Korea Selatan (Korsel). Kerjasama ini dalam bentuk pengembangan tanaman kenaf di wilayah Pasaman.

“Kerjasama ini telah dituangkan melalui penandatanganan MoU dengan Mr Shin Myunghwan selaku President SJ Global Ltd,” kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Rabu (20/3).

Tanaman kenaf ini nantinya, diakui Yusuf Lubis bakal digunakan  untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri SJ Global Ltd.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Dengan kerjasama ini, tentunya kita harap ekonomi masyarakat di daerah kita terbantu oleh investor dari Korea Selatan tersebut,” harap Bupati Yusuf.

Di sisi laib, Mr Shin Myunghwan mengatakan, tanaman kenaf (hibiscus cannabinus L.) mempunyai peranan yang cukup penting bagi perekonomian Indonesia. Kenaf merupakan salah satu jenis tanaman penghasil serat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Tanaman kenaf itu sejenis tanaman yang sangat mudah hidup, baik di lahan mati suri, asal terkena cahaya matahari, sekitar 4 bulan, tanaman tersebut bisa dipanen,” kata Shin.

Kata Shin, berdasarkan hasil penelitian dari perusahaannya di Gangon Universty Research yang telah dilakukan hampir 15 tahun, tanaman kenaf dapat digunakan untuk pembuatan plastic, carpet, viomassp dan medicine.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Selain itu, serat kenaf juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk lapisan dalam mobil dan kursi mobil-mobil mewah. Serta serat kenaf juga dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan doortrim mobil.

Disampaikannya, alasan perusahaannya memilih Pasaman untuk berivenstasi karena Pasaman sangat luas dan cocok dalam menginvestasikan program pengembangan tanaman kenaf. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB