Pertumbuhan Ekonomi Sumbar 7 Persen Hampir Mustahil, Ini Alasannya

Penulis -

Selasa, 14 Januari 2020 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Masyarakat Sumbar masih konsumtif. Buktinya, dari total kucuran kredit perbankan sebesar Rp52,26 triliun yang disalurkan ke masyarakat Sumbar per 30 November 2019, ternyata 47,12% dari itu, atau sebesar Rp24,53 triliun, merupakan kredit konsumtif, atau klasifikasinya “penerima kredit bukan lapangan usaha”, seperti kredit kendaraan bermotor, kredit barang elektronik dan sebagainya

Kemudian baru kredit produktif di sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 25,36%, atau Rp13,25 triliun. Sementara sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan hanya menyerap 14,96%, atau sebesar Rp7,82 triliun.

Di sektor pariwisata yang lebih kecil, katanya menjadi andalan, ternyata hanya menyerap kredit dengan klasifikasi “penyediaan akomodasi dan makan minum” sebesar 1,22%, atau Rp637,29 miliar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Hal itu, diungkapkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Darwisman kepada para pemred media cetak, elektronik dan online yang tergabung dalam wadah Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Selasa (14/1), bertempat di Kantor OJK Sumbar, Jl. Khatib Sulaiman Padang.

FOTO BERSAMA –Kepala OJK Sumbar Darwisman berfoto bersama dengan Jaringan Pemred Sumbar (JPS) sehabis diskusi. (Foto : Dok)

Untuk itu, OJK Sumbar melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), di tahun 2020 ini melakukan terobosan-terobosan di sektor pertanian dan perkebunan tersebut, dengan program pengembangan tanaman padi dan jagung, kemudian peternakan sapi, ikan kerapu, kopi Solok, dan bawang putih.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Ada 3 bank nasional, serta Bank Nagari yang akan menyalurkan KUR terhadap program tadi, dan OJK sebagai lembaga pengawas perbankan ikut serta mendukung, agar dana-dana yang disalurkan itu tepat sasaran,” ujar Darwisman, yang pada tanggal 23 Januari 2020 ini akan digantikan oleh Misran Pasaribu sebagai Kepala OJK Sumbar.

“Jadi TPKAD harus memiliki program yang dapat mendorong sektor riil, sehingga dapat menggerakkan perekonomian di daerah,” tutur Darwisman.

Ketika ada yang menanyakan apakah dengan serapan kredit yang dominan untuk konsumtif itu pertumbuhan ekonomi Sumbar yang selama ini berkisar 5,1-5,2% bisa digenjot menjadi 7%? “Karena dananya digunakan untuk hal yang tidak produktif, maka berat untuk mencapai pertumbuhan 7%,” ujar Darwisman.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
SERIUS –Suasana diskusi antara OJK dan JPS, terlihat serius. (Foto : Dok)

Untuk percepatan pertumbuhan ekonomi itu, sebut Darwisman, diperlukan penambahan modal. “Dimana kredit yang disalurkan, harus banyak ke sektor usaha produktif, dan masuknya investasi besar-besaran, sehingga membuka lapangan kerja,” ucapnya.

Dialog yang dimoderatori Akademisi Unand Ilham Adelano Azre, juga mengungkapkan bahwa sulit dengan kondisi Sumbar saat ini bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 7%. “Tidak seperti membalik telapak tangan. Di samping serapan kredit yang rendah di sektor produktif, permasalahan berinvestasi di Sumbar cukup rumit. Apalagi dalam masalah pertanahan,” sebut Azre. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB