Pariaman, Prokabar – Jika di daerah lain Bantuan Langsung Tunai (BLT) masih dalam proses penyusunan data penerima, lain halnya dengan Kota Pariaman, Kamis (30/4) pemerintah setempat sudah menyerahkan bantuan itu kepada penerima yang terdampak Covid 19.
Walikota Pariaman, Genius Umar menyebut Kota Pariaman merupakan daerah pertama di Sumatera Barat (Sumbar) yang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat yang terdampak covid 19 yang bersumber dari Dana Desa.
“Untuk BLT dari alokasi Dana Desa ini uangnya telah berada di Bank BNI dan sudah dibuatkan buku tabungan BNI secara kolektif berdasarkan nama penerima BLT yang telah ditetapkan. Dimana berdasarkan informasi yang kita dapatkan Kota Pariaman ini yang pertama menyalurkan BLT dari Dana Desa,” kata Walikota Pariaman, Genius Umar saat penyerahan secara simbolis di Kantor Desa Kurai Taji, Pariaman Selatan, Kamis (30/4).
Ia mengatakan Dana BLT itu saat ini sudah berada di Bank, masyarakat yang masuk sebagai penerima langsung diberikan buku tabungan dan ATM dan sudah bisa diambil langsung oleh penerima.
“Jadi Penerima BLT Dana Desa langsung menerima buku tabungan dan ATM dari BNI, dan bantuan ini juga bebas biaya administrasi,” tambah Genius Umar.
Lebih jauh Genius menyebut, Cara itu dilakukan, disamping memudahkan penerima BLT juga diterapkan Physical Distancing. Namum yang terpenting adalah penyaluran BLT ini lebih transparan.
Selain itu, Walikota Pariaman Genius Umar juga telah menetapkan penerima BLT yang bersumber dari APBD Kota Pariaman dan untuk penerima BLT yang bersumber dari APBD Provinsi. BLT yang bersumber dari Provinsi m telah disampaikan ke Gubernur Sumatera Barat pada senin (27/4) yang lalu.
Sementara itu, Kepala DPMD Provinsi Sumbar Syafrizal Ucok yang ikut hadir pada saat penyerahan buku tabungan BLT, mengapresiasi langka pemerintah Kota Pariaman.
“Kita apresiasi pemerintahan Kota Pariaman yang pertama bisa menyalurkan BLT dari dana Desa. Untuk diektahui Dana Desa boleh dialokasikan 25 persen dari dana Desa,” sebut Syafrizal.
Syafrizal berharap langkah Kota Pariaman bisa diikuti oleh pemerintah Kota dan Kabupaten lain di Sumbar.
Di tempat terpisah ketika dihubungi via telpon Koordinator Konsultan Kementrian Desa Feri Irawan menyampaikan bahwa warga terdampak Covid-19 yang dibantu BLT Dana Desa di Kota Pariaman sebanyak 7.931 KK dengan dana Rp14,2 miliar yang bersumber dari Dana Desa 2020.
Lebih lanjut Khairul Anwar yang akrab dipanggil Tan Rajo menegaskan semua daerah sudah melakukan upaya maksimal terkait pencairan BLT Dana Desa, dari 14 daerah penerima BLT DD di Sumatera Barat, kota Pariaman adalah daerah pertama yang melakukan pencairan bantuan ini pada dua desa.
“Dari hasil evaluasi minggu depan kota Pariaman akan melakukan pencairan BLT lanjutan kepada ribuan pemanfaat bantuan, mudah-mudahan akan diiringi 13 daerah lain di Sumatera Barat,” pungkas Tan Rajo mengakhiri.(syh)
















