Persoalan Lahan Rampung, Tol Padang-Pekanbaru Mulai Dikerjakan Lagi

Penulis -

Jumat, 2 Agustus 2019 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pengerjaan tol Padang-Pekanbaru dari kilometer 0 sampai 4,2 sudah dimulai lagi. Karena memang persoalan lahan di kilometer tersebut sudah rampung.

“Kilometer 0 sampah 4,2 sudah mulai dikerjakan lagi. Sekarang lagi digarap izin penetapan lokasi 4,2 ke Kilometer 30,” ujarnya Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Jumat (2/8) di Padang.

Dijelaskannya, pembebasan lahan dalam waktu dekat dilaksanakan berada pada kawasan Sicincin dan sekitarnya. Awalnya masyarakat tidak setuju dengan trase yang dibuat Kementerian PUPR. Hingga dilakukan pergantian trase dan disetujui oleh masyarakat kerena tidak begitu berdampak pada pemungkiman mereka.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Awalnya masyarakat tidak setuju trase, tiga kali ganti dan akhirnya disetujui. Selanjutnya kedepan dilakukan ganti rugi lahan karena harga juga sudah cukup tinggi hasil dari kajian tim appraisal,” sebut Nasrul Abit.

Dikatakannya, PT. Hutama Karya sebagai pelaksana jalan tol terus melakukan pekerjaan pada lahan yang telah bebas ganti ruginya. “Kalau selesai secara keseluruhan belum, tapi mana yang sudah bebas langsung dikerjakan,” tukasnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sebelumnya Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menyampaikan, kemajuan luar biasa terjadi dalam proses pembangunan tol Padang-Pekanbaru. Bahkan Ali Mukhni mengklaim tol dari nol hingga Tarok City telah selesai.

“Ini marwah Sumbar, Tol Padang-Pekanbaru jangan sampai gagal,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya banyak terjadi penolakan dari masyarakat soal ganti rugi tanah yang murah, kemudian dilanjutkan dengan protes masyarakat soal trase yang akan berdampak kepada ratusan rumah warga, tanah ulayat dan fasilitas umum.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sehingga proyek strategis nasional itu ada sudah dikerjakan lalu berhenti, kemudian dikerjakan lagi. Bahkan, sejak diresmikan Presiden Jokowi pada 2018 lalu, tol Padang-Pekanbaru belum terlihat progresnya. Hanya pada titik tertentu yang sudah ada kerangka tol yang dibuat Hutama Karya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB